Equityworld Futures Medan – Update pasar: Susu, Beras – Babi, Ini 40 Komoditas Makanan Paling Bernilai di Dunia | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Bukan beras, gandum, atau jagung. Komoditas makanan dengan nilai produksi terbesar di dunia pada 2024 justru susu. Nilai produksi 40 komoditas makanan yang masuk dalam daftar mencapai sekitar US$4,3 triliun pada 2024.
Dari jumlah tersebut, susu menyumbang US$379 miliar, sedikit di atas beras yang mencapai US$362 miliar. Data tersebut berasal dari Food and Agriculture Organization (FAO) dan mencakup berbagai komoditas, mulai dari pangan pokok, daging, produk susu, buah, sayuran hingga komoditas perkebunan. Berikut 40 komoditas makanan dengan nilai produksi terbesar di dunia: // Susu berada di posisi teratas dengan nilai produksi US$379 miliar.
Bagaimana cara kerjanya?
Tapi keunggulannya tidak terlalu jauh dari dua komoditas berikutnya. Beras berada di posisi kedua dengan US$362 miliar, sedangkan daging babi mencapai US$355 miliar. Artinya, hanya terdapat selisih US$24 miliar antara susu dan daging babi. Jika digabungkan, tiga komoditas teratas tersebut menghasilkan nilai produksi sekitar US$1,1 triliun.
Angka ini menunjukkan betapa besar skala ekonomi yang berada di balik sejumlah pangan yang sehari-hari dikonsumsi masyarakat. Posisi susu juga tidak lepas dari besarnya produksi global. FAO mencatat produksi susu dunia mencapai 985 juta ton pada 2024, dengan sapi menyumbang sekitar 81% dari total produksi.
Kerbau menjadi sumber susu penting lainnya, terutama di kawasan Asia.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Rupiah Dibuka Menguat, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp16.840 | Equityworld EWF Medan
- → Video: BI Tetapkan Obligasi SMF Jadi Underlying Asset Transaksi Repo | Equityworld EWF Medan
- → IHSG Anjlok 3,54 Persen, Saham Barang Baku dan Energi Jadi Penekan Utama | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
