0 0
Read Time:2 Minute, 51 Second

Equityworld Futures Medan – Menyoroti Sempat Terbang ke 6.462, IHSG Malah Merosot 0,49% di Akhir Sesi 1 | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.

Jakarta, PT Equityworld Futures — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah dan ditutup melemah pada perdagangan sesi I, Senin (10/8/2026). IHSG sempat menguat pada awal perdagangan sebelum akhirnya masuk zona merah menjelang penutupan sesi pertama. Berdasarkan data IDX Mobile, IHSG ditutup di level 6.378,40, turun 31,25 poin atau 0,49% dibandingkan penutupan sebelumnya di 6.409,65.

Padahal, IHSG sempat menyentuh level tertinggi 6.462,74 pada perdagangan pagi. Tapi tekanan jual kemudian membawa indeks turun hingga menyentuh level terendah 6.372,92. Perdagangan sesi I berlangsung cukup ramai.

Nilai transaksi mencapai Rp11,58 triliun dengan volume perdagangan 31,98 miliar saham dalam 1,70 juta kali transaksi. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 287 saham menguat, 330 saham melemah, sementara 346 saham stagnan. Tekanan terhadap IHSG terutama datang dari saham-saham berkapitalisasi besar. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menjadi pemberat terbesar dengan kontribusi penurunan 4,17 poin, disusul Bank Mandiri (BMRI) yang mengurangi 3,69 poin.

Bagaimana cara kerjanya?

Barito Pacific (BRPT) menekan IHSG sebesar 2,30 poin, VKTR Teknologi Mobilitas (VKTR) sebesar 2,09 poin, dan Amman Mineral Internasional (AMMN) sebesar 1,91 poin. Sebaliknya, beberapa saham menjadi penopang IHSG.

Sinar Mas Multiartha (SMMA) memberikan kontribusi kenaikan 3,17 poin, diikuti Bank Central Asia (BBCA) sebesar 2,50 poin, Merdeka Gold Resources (MDKA) 2,37 poin, Dian Swastatika Sentosa (DSSA) 1,94 poin, dan Garuda Indonesia (GIAA) 1,49 poin.

Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Secara teknikal, IHSG berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami reli dalam beberapa pekan terakhir. Indikator RSI menunjukkan kondisi netral sehingga masih ada ruang untuk pergerakan lanjutan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *