Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Intip 5 Rekomendasi Saham yang Potensi Kasih Cuan Hari Ini | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.
Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,04% ke level 6.409,65 pada perdagangan Jumat (7/8). Penguatan IHSG ditopang sejumlah saham, dengan BBRI naik 2,96%, DCII menguat 2,77%, dan TLKM bertambah 2,26%. Di sisi lain, SMMA turun 1,99%, MAPI melemah 5,03%, dan EMAS terkoreksi 1,32%.
Investor asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) sebesar Rp917,23 miliar di pasar reguler dan Rp1,27 triliun di seluruh pasar. Dari 11 sektor yang ada, 10 sektor berakhir di zona hijau. Sektor Infrastructure menguat 2,17%, sedangkan Consumer Cyclicals melemah 0,69%. Di bursa Amerika Serikat, Dow Jones ditutup naik 0,28% ke level 54.036, S&P 500 menguat 0,62% ke level 7.757, dan Nasdaq bertambah 1,30% ke level 26.690.
Apa manfaatnya?
Pelaku pasar juga mencermati agenda FTSE Russell yang akan mengevaluasi status pembekuan (freeze) Indonesia pada 10–14 Agustus 2026. Hasil peninjauan ulang tersebut diperkirakan diumumkan pada 21 Agustus dan mulai berlaku pada 18 September. Ekspektasi adanya pelonggaran status pembekuan turut mendorong indeks ETF EIDO naik 2,38% dan MSCI Indonesia menguat 1,13%. Dari sisi aksi korporasi, PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) menyiapkan strategi diversifikasi pasar ekspor untuk mengurangi ketergantungan terhadap China. Saat ini, sekitar 90% penjualan ekspor perseroan masih berasal dari pasar China.
Setelah memasuki Vietnam, RLCO berencana memperluas pasar ekspor ke Thailand. Perseroan membidik pasar Amerika Serikat dan Hong Kong. Ekspansi tersebut akan didukung pengembangan portofolio produk berbasis protein melalui Marinova.
Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → OJK Endus Ada Penipuan Berkedok Investasi di Purwokerto, Ini Modusnya | Equityworld EWF Medan
- → WIKA Capai Kesepakatan dengan Pemegang Obligasi Sukuk | Equityworld EWF Medan
- → Direksi Bank Jatim Tambah Kepemilikan Saham, Sinyal Optimisme Bisnis | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
