Equityworld Futures Medan – Destry Effect Sudah Menyengat Rupiah, Kapan Asing Menyerbu Bursa? | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Pasar keuangan dalam negeri ditutup beragam. Bursa saham ditutup melemah sementara surat berharga negara (SBN) dan rupiah menguat di tengah pengumuman Pjs Gubernur BI yang menjadi satu-satunya calon Gubernur BI yang direkomendasikan oleh presiden Prabowo Subianto. Pasar keuangan Indonesia diperkirakan akan sedikit lebih lega walaupun masih akan menghadapi tantangan pada hari ini terutama karena perang yang belum menemukan titik terangnya.
Selengkapnya mengenai proyeksi pasar hari ini bisa dibaca pada halaman 3 artikel ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Senin (10/8/2026), setelah sempat bergerak di zona hijau pada awal perdagangan. IHSG ditutup di level 6.365,37, melemah 44,28 poin atau 0,69% dari penutupan perdagangan sebelumnya. IHSG sempat menguat dan menyentuh level tertinggi 6.462,74 pada perdagangan kemarin. Tapi indeks kemudian berbalik arah hingga mencapai level terendah 6.362,76.
Data perdagangan menunjukkan sebanyak 306 saham menguat, sementara 340 saham melemah dan 317 saham lainnya stagnan. Total volume perdagangan mencapai 45,46 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp18,19 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat mencapai sekitar 2,61 juta transaksi.
Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.
Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Meski Dibilang Gila, Purbaya Pede IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030 | Equityworld EWF Medan
- → IHSG Diprediksi Melemah Hari Ini | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → BPS: Sensus Ekonomi Ibarat Medical Check-Up Perekonomian | Equityworld EWF Medan
