0 0
Read Time:2 Minute, 55 Second

Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Laba Berkshire Naik, Abel Mulai Kucurkan Kas Jumbo Warisan Buffett | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.

Jakarta, CNBC Indonesia – Berkshire Hathaway mencatatkan kenaikan laba operasional sebesar 16% pada kuartal kedua 2026. Penguatan kinerja di segmen energi, kereta api, dan manufaktur menjadi penopang utama, sementara segmen asuransi justru melemah. Tapi sorotan utama dari laporan kali ini bukan sekadar angka laba, melainkan langkah CEO Greg Abel (64) yang mulai mengaktifkan tumpukan kas raksasa peninggalan Warren Buffett untuk pembelian kembali saham (buyback) dan pembelian saham di pasar.

Laba operasional Berkshire naik menjadi 12,98 miliar dolar AS, dari sebelumnya 11,16 miliar dolar AS pada periode yang sama tahun lalu. Segmen manufaktur, jasa, dan ritel melesat 24% menjadi 4,47 miliar dolar AS, sementara Berkshire Hathaway Energy membukukan lonjakan laba 27% menjadi 891 juta dolar AS.

Bagaimana cara kerjanya?

Adapun BNSF, perusahaan kereta api milik Berkshire, mencatat kenaikan 6% menjadi 1,56 miliar dolar AS. Di sisi lain, segmen asuransi menjadi titik lemah.

Laba underwriting turun 13% menjadi 1,73 miliar dolar AS dari 1,99 miliar dolar AS setahun sebelumnya, sedangkan pendapatan investasi asuransi merosot 9% menjadi 3,06 miliar dolar AS. Berkshire membeli kembali sekitar 4,5 miliar dolar AS saham mereka sendiri sepanjang kuartal ini – kuartal fiskal kedua di bawah kepemimpinan Abel yang resmi menggantikan Buffett sejak awal tahun.

Angka ini melonjak tajam dari pembelian kembali saham pada kuartal pertama 2026 yang hanya sebesar 235 juta dolar AS, meski hasil kuartal kedua ini disebut masih di bawah sejumlah ekspektasi pasar. Kas Berkshire menyusut menjadi 365,5 miliar dolar AS pada akhir Juni, turun dari rekor 397,4 miliar dolar AS tiga bulan sebelumnya, seiring perusahaan mengucurkan modal lewat buyback maupun investasi lain.

Salah satu aksi korporasi besar pada kuartal ini adalah rampungnya akuisisi Taylor Morrison oleh Berkshire. Yang tak kalah menarik, Berkshire membalikkan pola penjualan saham dan justru menjadi pembeli bersih ekuitas pada kuartal kedua, dengan pembelian bersih senilai hampir 20 miliar dolar AS.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *