Equityworld Futures Medan – Rupiah Melaju Jelang Akhir Pekan, Dolar Turun ke Rp17.885 | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.
Jakarta, PT Equityworld Futures — Nilai tukar rupiah menutup perdagangan terakhir pekan ini dengan penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Garuda pun mencatatkan penguatan selama tiga hari perdagangan beruntun. Merujuk data Refinitiv, pada penutupan perdagangan Jumat (7/8/2026), rupiah terapresiasi 0,14% ke posisi Rp17.885/US$. Rupiah telah bergerak di zona hijau sejak pembukaan perdagangan.
Pada pagi hari, rupiah dibuka menguat tipis 0,03% ke level Rp17.905/US$, kemudian bertambah kuat 20 poin hingga penutupan. Penguatan hari ini melanjutkan kinerja positif pada dua perdagangan sebelumnya.
Bagaimana cara kerjanya?
Pada Kamis (6/8/2026), rupiah ditutup menguat 0,08% ke posisi Rp17.910/US$, setelah melonjak 0,50% pada Rabu. Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 15.00 WIB terpantau menguat tipis 0,03% ke posisi 99,965. // Rupiah tetap mampu menguat meski DXY bergerak tipis di zona hijau. Pergerakan mata uang Garuda hari ini turut diwarnai oleh pengumuman cadangan devisa Indonesia periode Juli 2026.
Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Juli 2026 mencapai US$145,3 miliar. Jumlah tersebut turun tipis sebesar US$300 juta dibandingkan posisi akhir Juni 2026 yang mencapai US$145,6 miliar.
Perkembangan cadangan devisa dipengaruhi oleh penerimaan pajak dan jasa serta penerbitan global bond pemerintah. Pada saat bersamaan, pemerintah melakukan pembayaran utang luar negeri dan BI menjalankan kebijakan stabilisasi rupiah di tengah kembali meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global. Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 5,5 bulan impor atau 5,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.
Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Mendag Klaim Tak Ada Kenaikan Harga Minyak Goreng | Equityworld EWF Medan
- → Ini Tujuan OJK Buka-bukaan Daftar Saham yang Pemiliknya ‘Itu-Itu Aja’ | Equityworld EWF Medan
- → Airlangga: Berlanjutnya IPO Jadi Indikator Positif Iklim Investasi Indonesia | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
