Equityworld Futures Medan – Update pasar: Purbaya Tegaskan Kemenkeu Ambil Alih Seluruh Saham BUMN di Whoosh | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan utang PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) akan sepenuhnya diambil alih oleh pemerintah. Dengan ketetapan ini, maka Kementerian Keuangan akan mengambil alih saham konsorsium PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) di KCIC. Adapun, konsorsium ini terdiri dari PTPN III, PT KAI dan WIKA (Persero). Tapi Purbaya menegaskan konsorsium tidak akan dibubarkan dan investor China tetap akan menjadi pemegang saham. “Enggak (dibubarkan), konsorsiumnya ada yang dikasihkan saham punya dia ke saya,” kata Purbaya.
Ketika dialihkan ke Kementerian Keuangan, semua KCIC akan dikelola oleh Special Mission Vehicle (SMV). Tapi Purbaya tidak mengatakan apa SMV yang akan mengelola saham KCIC tersebut. “Dialihkan ke Kemenkeu, semuanya dikelola oleh saya, KCIC itu. Tapi nanti akan kita pakai salah satu tangan Special Mission Vehicle (SMV) fiskal kita untuk mengelola itu. Kita kan punya banyak juga, ada SMI, ada yang lain-lain.
Jadi enggak langsung jadi tanggung jawab APBN,” ucap Purbaya. Purbaya pun menegaskan pemegang saham KCIC tidak berubah, yakni sekitar 60% saham dimiliki konsorsium Indonesia dan 40% dimiliki konsorsium China. “60% ke kita, sekitar 40%. Ada yang lain, masih ada China di situ kan. Sekarang kita tanya ke China juga.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Rehat Dulu, IHSG Dibuka Melemah 0,56% ke Level 7.238 | Equityworld EWF Medan
- → IHSG Sesi I Dibuka Menguat 0,17% ke Level 6.141 | Equityworld EWF Medan
- → Pelemahan PMI Manufaktur Tak Ganggu Investasi di KEK | Equityworld EWF Medan
