0 0
Read Time:4 Minute, 6 Second

Equityworld Futures Medan – Asing Net Sell Rp363,53 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak stagnan pada perdagangan sesi pertama hari ini, Senin (3/8/2026), seiring pelaku pasar mencermati sederet sentimen domestik dan global yang akan mewarnai perdagangan sepanjang pekan ini. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pada pukul 12.00 WIB IHSG berada di level 6.234,29, turun tipis 1,83 poin atau 0,03% dari penutupan pekan lalu di posisi 6.236,13.

Nilai transaksi tercatat mencapai Rp7,68 triliun dengan volume perdagangan 23,09 miliar saham dalam 1,39 juta kali transaksi, di mana 323 saham menguat, 294 saham melemah, dan 169 saham stagnan. Pergerakan indeks yang tertahan ini terjadi di tengah pelemahan bursa Asia-Pasifik. Indeks Nikkei 225 Jepang, Topix, hingga Kospi Korea Selatan kompak dibuka di zona merah, meski Presiden AS Donald Trump menyatakan membatalkan rencana serangan terhadap Iran dan membuka peluang deeskalasi konflik di Timur Tengah. Dari dalam negeri, investor menanti rilis data inflasi Juli, PMI manufaktur, neraca perdagangan, hingga konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

Berdasarkan data Stockbit Sekuritas, di tengah pergerakan indeks yang cenderung datar tersebut, investor asing tercatat membukukan aksi jual bersih (net foreign sell) sebesar Rp363,53 miliar di seluruh pasar (all market) sepanjang sesi I hari ini. Secara keseluruhan, nilai transaksi asing pada sesi I mencapai Rp3,72 triliun, dengan rincian foreign buy sebesar Rp1,68 triliun dan foreign sell Rp2,04 triliun.

Apa manfaatnya?

Aksi jual asing terbesar terjadi pada saham perbankan pelat merah, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), dengan nilai mencapai Rp72,81 miliar. Di posisi berikutnya terdapat PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) yang dilepas asing senilai Rp68,94 miliar, disusul PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) sebesar Rp57,56 miliar. investor asing juga melakukan aksi jual pada PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) sebesar Rp38,48 miliar, PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) Rp38,31 miliar, PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) Rp29,06 miliar, serta PT Astra International Tbk. (ASII) Rp25,42 miliar. Tekanan jual juga terlihat pada PT Intermedia Capital Tbk. (MDIA) sebesar Rp23,84 miliar, PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) Rp19,14 miliar, dan PT Indika Energy Tbk. (INDY) Rp15,07 miliar.

Di sisi lain, sejumlah saham masih menjadi incaran investor global. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) menjadi saham yang paling banyak dikoleksi asing dengan nilai pembelian bersih mencapai Rp73,49 miliar, disusul PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) senilai Rp44,15 miliar. asing juga memborong PT DMS Propertindo Tbk. (KOTA) sebesar Rp22,77 miliar, PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) Rp20,43 miliar, PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) Rp19,12 miliar, serta PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) Rp15,11 miliar. Berikut daftar net foreign buy dan net foreign sell investor asing pada perdagangan sesi I Senin (3/8/2026).

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) – Rp73,49 miliar PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) – Rp20,43 miliar PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) – Rp15,11 miliar PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) – Rp14,02 miliar

Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *