0 0
Read Time:2 Minute, 48 Second

Equityworld Futures Medan – Menyoroti Mayday! Mayday! Harga Minyak Dunia Kembali Mendidih | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Harga minyak dunia menguat pada perdagangan terakhir Juli 2026. Kekhawatiran terhadap gangguan pengiriman minyak kembali meningkat setelah konflik di Timur Tengah meluas ke sejumlah negara dan lalu lintas kapal di Selat Hormuz masih sangat terbatas. Merujuk Refinitiv, harga minyak Brent ditutup menguat 1,22% ke posisi US$90,12 per barel pada perdagangan Jumat (31/7/2026). Minyak West Texas Intermediate (WTI) naik 1,29% menjadi US$84,67 per barel.

Kenaikan tersebut menutup perjalanan tajam minyak sepanjang Juli. Dalam satu bulan, Brent melesat 23,59%, sementara WTI melonjak 21,83%. Keduanya membukukan kenaikan bulanan terbesar sejak Maret 2026. // Kepala Analis Komoditas Commerzbank Carsten Fritsch mengatakan konflik di Timur Tengah terus memicu volatilitas tinggi di pasar komoditas, termasuk minyak.

Ketegangan kembali meningkat setelah Garda Revolusi Iran dilaporkan menghentikan dua kapal tanker yang akan melintasi Selat Hormuz. Empat kapal lainnya terpaksa mengubah arah. Dua kapal tanker berukuran sangat besar atau very large crude carrier memang berhasil keluar dari Selat Hormuz pada Jumat. Tapi data pelacakan kapal Kpler menunjukkan lalu lintas di jalur tersebut masih sepi. “Pasar telah berhenti memperdagangkan perang dan mulai memperdagangkan data pelayaran,” ujar Analis Pasar SEB Research Ole Hvalbye, dikutip dari Reuters.

Bagaimana cara kerjanya?

Selat Hormuz sebelumnya menjadi jalur bagi sekitar seperlima pasokan minyak mentah dan gas alam cair dunia. Gangguan pada jalur tersebut membuat jutaan barel pasokan dari Timur Tengah tertahan. Ancaman terhadap pasokan juga meluas ke Laut Merah. Kelompok Houthi di Yaman mengancam kapal yang melintasi Selat Bab el-Mandeb, jalur alternatif yang digunakan Arab Saudi dan sejumlah produsen di kawasan Teluk.

Meski demikian, peluang diplomasi menahan kenaikan minyak lebih tinggi.

Komoditas: Pergerakan harga komoditas ini berkorelasi dengan ekspektasi suku bunga global dan pertumbuhan ekonomi China. Untuk jangka pendek, trader dapat memanfaatkan volatilitas dengan manajemen risiko ketat.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *