Equityworld Futures Medan – OJK Akan Perketat Kepemilikan Saham Pemerintah di Bursa | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) sedang menyusun aturan turunan tentang demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang ditargetkan terbit pada pekan kedua September 2026. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi menyatakan aturan tersebut akan mempertegas kepemilikan saham Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan Danantara tak akan mengganggu independensi bursa. Seperti diketahui, revisi terbaru Undang-undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) mengizinkan Kemenkeu, Danantara, dan bank sentral menjadi pemegang saham PT BEI setelah demutualisasi.
Menurut Hasan, mengacu amanat revisi UU, masuknya lembaga-lembaga itu tak boleh mengganggu netralitas BEI. “Hal tersebut akan kami tegaskan dalam Rancangan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan,” ucap Hasan lewat jawaban tertulis hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan OJK yang dirilis Rabu, 29 Juli 2026.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Equityworld EWF Medan | Proyek Sampah Jadi Listrik, Deretan Emiten Alat Berat Ini Dapat Berkah
- → Komisi 8 Persen Ojol Dievaluasi Positif, Ekonom Minta Pemerintah Jaga Iklim Investasi | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Harga Emas Pegadaian Mandek, Antam Bertahan di Rp 2,9 Juta | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
