0 0
Read Time:2 Minute, 40 Second

Equityworld Futures Medan – Update pasar: Jelang Rilis Lapkeu, Begini Rekomendasi Analis Terhadap Saham GOTO | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Menjelang rilis kinerja kuartal II-2026 dan semester I-2026, beberapa analis memaparkan rekomendasinya untuk saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). GOTO dijadwalkan merilis laporan keuangan semester I 2026 pada Rabu (29 Juli 2026).

Konsensus Bloomberg menunjukkan ada 24 perusahaan sekuritas baik asing maupun lokal yang memberikan rekomendasi buy saham GOTO. Sementara itu terdapat 7 sekuritas yang memberikan rekomendasi hold dan tidak ada yang memberikan rekomendasi sell atau jual. Dari 31 sekuritas tersebut, sebanyak 77% memberikan rekomendasi beli. Rata-rata target harga saham yang dipatok oleh konsensus analis Bloomberg ada di Rp80 atau mengindikasikan adanya potensi kenaikan 60% dari harga penutupan terakhir. Asal tahu saja, harga saham GOTO hampir dua bulan diperdagangkan di harga Rp50, terutama sejak pemerintah mengeluarkan kebijakan baru yang mengatur komisi driver ojek online (ojol) dan berlaku sejak 1 Juli 2026.

Sebelum ada aturan baru, komisi aplikasi sebesar 20% sesuai dengan regulasi KP 1001 tahun 2022, yang kemudian dipangkas menjadi 8% khusus untuk angkutan roda dua penumpang. Melihat harga saham GOTO yang anjlok ke Rp50 sejak pengumuman kebijakan komisi tersebut, beberapa sekuritas justru mengambil inisiatif untuk memberikan rekomendasi beli saham GOTO dan dengan target harga yang cukup tinggi. Maybank Sekuritas misalnya memberikan rekomendasi beli saham GOTO dengan target harga di Rp80 per saham. Disusul Morgan Stanley yang memberikan rekomendasi equal weight/in-line alias netral dengan target harga Rp79 per saham di akhir Juni hingga pertengahan Juli 2026 terdapat tiga sekuritas yang juga memberikan rekomendasi positif untuk GOTO.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *