0 0
Read Time:2 Minute, 28 Second

Equityworld Futures Medan – Update pasar: Saat Anak Presiden Ajak Warga Buang Dolar Demi Selamatkan Rupiah | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Nilai mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bahkan sempat menyentuh Rp 18.000. Ada kisah menarik saat pelemahan rupiah di tahun 1998 lalu.

Saat itu anak sulung Presiden ke-2 RI Soeharto Siti Hardijanti Rukmana alias Tutut Soeharto berupaya menggagas gerakan khusus demi memperkuat rupiah di tengah krisis moneter. Wanita yang akrab disapa Tutut ini menggagas gerakan untuk mendorong rupiah. Kala itu, Indonesia memang sedang berada dalam situasi sulit.

Apa manfaatnya?

Menurut catatan Jan Luiten van Zanden dalam Ekonomi Indonesia 1800-2010 (2012), nilai tukar rupiah jatuh drastis dari semula stabil di kisaran Rp2.000 per dolar AS merosot hingga sekitar Rp10.000-12.000 per dolar AS. Kondisi ini dipicu gejolak mata uang baht Thailand pada pertengahan 1997 yang kemudian merambat ke berbagai negara Asia, termasuk Indonesia. Di tengah situasi tersebut, Tutut Soeharto pada Januari 1998 menginisiasi Gerakan Cinta Rupiah (Getar). Tujuannya sederhana, yakni mengajak masyarakat melepas simpanan dolar AS demi membantu penguatan rupiah sekaligus memulihkan kepercayaan terhadap ekonomi nasional. “Gerakan Cinta Rupiah (Getar) yang dipelopori Ny.

Siti Hardianti Rukmana atau Mbak Tutut benar-benar menggetarkan,” tulis koran Bali Post (16 Januari 1998). Tutut sendiri memberi contoh langsung.

Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *