Equityworld Futures Medan – Kata Ekonom soal Pernyataan Prabowo Ekonomi Ilmu Sederhana | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.
EKONOM Universitas Airlangga Surabaya Rahma Gafmi menanggapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mengatakan ekonomi sebagai ilmu sederhana dan bukan ilmu ‘dewa-dewa’. Menurut Rahma, ekonomi adalah ilmu yang pelik. Ekonom pun harus memahami ekonometri, sejarah, filsafat, politik, hingga budaya.
“Jadi tidak sesimpel apa yang disampaikan Presiden Prabowo,” kata Rahma kepada Tempo pada Ahad, 26 Juli 2026. Ia menjelaskan, ekonomi modern bukan sekadar kurva penawaran dan permintaan sederhana atau angka-angka makroekonomi di atas kertas.
Di satu sisi, ucap Rahma, pandangan akademis dan teoritis menuntut kedalaman serta ketelitian lintas disiplin agar kebijakan yang dirumuskan tahan uji dan komprehensif. Di sisi lain, para pembuat kebijakan sering kali dihadapkan pada tuntutan pragmatisme, di mana keputusan harus diambil secara cepat di tengah tekanan politik. Rahma memandang pemerintah perlu membangun arsitektur kebijakan yang adaptif, Tapi berakar kuat pada data.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Airlangga Bidik AI Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Indonesia | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Selat Hormuz Ditutup, Pemerintah Amankan Suplai Minyak Non-Timur Tengah | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → BI Rate Naik Agresif: Rupiah Diselamatkan, Ekonomi Dikorbankan? | Equityworld EWF Medan
