Equityworld Futures Medan – Menyoroti Dolar Menggila di Asia: Rupiah Melemah, Yen Berdarah-darah, Won Pesta | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Mata uang Asia bergerak beragam di tengah lonjakan dolar Amerika Serikat (AS). Nilai tukar rupiah kembali ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (24/7/2026). Mata uang Garuda bahkan sempat mendekati level psikologis Rp18.000/US$ sebelum memangkas pelemahannya menjelang akhir perdagangan.
Dilansir dari Refinitiv, rupiah ditutup terdepresiasi 0,28% ke posisi Rp17.935/US$. Secara mingguan, rupiah juga melemah sekitar 0,28% dari posisi penutupan Jumat pekan lalu di Rp17.885/US$. // Pelemahan juga dialami sejumlah mata uang Asia mulai dari yen hingga rupee. Yen ambruk 0,89% pekan ini. Pelemahan dipicu oleh kembali mengganasnya dolar AS.
Bagaimana cara kerjanya?
Indeks dolar berakhir di 100,468 atau posisi tertingginya sejak 24 Juni 2026. Sebaliknya won melesat dengan menguat 1,89% pekan ini. Kenaikan ini menjadi kabar baik setelah won sempat babak belur di awal bulan ini. Yen ambruk 0,89% pada pekan lalu yang semakin memperpanjang tren negatifnya. Yen Jepang mencatat pelemahan mingguan terbesar sejak Mei dan semakin mendekati level psikologis JPY165 per dolar AS.
Pelemahan ini memicu spekulasi bahwa pemerintah Jepang akan kembali melakukan intervensi di pasar valuta asing. Tekanan terhadap yen dipicu oleh kombinasi lonjakan harga minyak akibat konflik Timur Tengah, menguatnya dolar AS, serta ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. Kondisi tersebut mendorong imbal hasil obligasi AS naik dan membuat investor terus memburu aset berbasis dolar.
Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Video: Hati-Hati! Influencer Komentar Saham Bisa Kena Pidana | Equityworld EWF Medan
- → OJK Ungkap Pengaruh Pengumuman MSCI ke Pasar Saham Indonesia | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Breaking News! Dolar AS Dekati Rp18.100/ US$ | Equityworld EWF Medan
