0 0
Read Time:3 Minute, 18 Second

Equityworld Futures Medan – Update pasar: Tak Semua Kena Tarif Trump 10%, 148 Komoditas RI Ini Masih Bebas Pajak | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Pemerintah Amerika Serikat (AS) resmi menetapkan tarif tambahan sebesar 10% terhadap produk asal Indonesia dalam hasil akhir investigasi Section 301 terkait kebijakan impor barang hasil kerja paksa (Forced Labor Import Prohibition/FLIP). Tapi jika dicermati lebih dalam, dokumen “Pemberitahuan Mengenai Tindakan dalam Penyelidikan Section 301 atas Tindakan, Kebijakan, dan Praktik Berbagai Negara/Wilayah Ekonomi Terkait Kegagalan Masing-masing Negara/Wilayah Ekonomi dalam Memberlakukan dan Menegakkan Secara Efektif Larangan Impor Barang yang Diproduksi Menggunakan Tenaga Kerja Paksa” setebal 431 halaman itu justru memuat sejumlah perlakuan khusus yang membuat posisi Indonesia berbeda dibanding banyak negara lain. Tarif 10% memang berlaku untuk Indonesia.

Meski demikian, Washington juga memberikan pengecualian terhadap ratusan produk, mengakui komitmen Indonesia melalui Agreement on Reciprocal Trade (ART), serta menyiapkan skema kuota tarif (Tariff-Rate Quota/TRQ) khusus untuk tekstil dan kapas yang hanya diberikan kepada empat negara. Dokumen tersebut memperlihatkan bahwa tujuan utama kebijakan AS bukan semata-mata menaikkan tarif, melainkan mendorong negara mitra memperkuat larangan impor barang yang berasal dari praktik kerja paksa. Pada memorandum Presiden AS yang menjadi dasar keputusan, Indonesia masuk dalam kelompok negara yang dikenai tarif tambahan 10%. “The Trade Representative shall impose a tariff of 10 percent on goods of…

Bagaimana cara kerjanya?

Indonesia…” (Halaman 9) Ketentuan tersebut kemudian ditegaskan kembali oleh U.S. Trade Representative (USTR). “The Trade Representative has determined to impose a tariff of 10 percent on goods of… Indonesia… unless otherwise exempted from this action.” (Halaman 12) Kalimat terakhir menjadi bagian penting karena tarif tersebut tidak berlaku untuk seluruh produk Indonesia.

Indonesia Masuk Kelompok yang Dianggap Sudah Berkomitmen Di antara puluhan negara yang diinvestigasi, Indonesia memperoleh perlakuan berbeda. USTR secara eksplisit menyebut pemerintah Indonesia telah membuat komitmen melalui Agreement on Reciprocal Trade (ART) terkait pelarangan impor barang hasil kerja paksa.: Atas dasar itu, Indonesia dikenai tarif 10% dan bukan tarif 12,5% yang diterapkan kepada banyak negara lain. Dokumen yang sama juga menyebut Indonesia memperoleh pengecualian sebagaimana tercantum dalam Annex I dan Annex II Part L. Produk Strategis Indonesia Justru Masuk Daftar Pengecualian Bagian paling menarik berada di Annex II Part L. Di sana, USTR menyatakan tarif tambahan 10% tidak berlaku bagi sederet produk Indonesia yang tercantum dalam daftar HS Code. “the duty imposed by heading 9903.05.45 shall not apply to articles the product of Indonesia…” (Annex II Part L)

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *