Equityworld Futures Medan – Menyoroti IHSG Melemah 1,75 Persen di Sesi I | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.
TEMPO.CO, Jakarta – INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 1,75 persen ke level 6.204 pada sesi pertama perdagangan hari ini, Jumat, 24 Juli 2026. Sebanyak 80 saham menguat, 594 melemah, dan 115 stagnan. Berdasarkan data RTI Business, volume transaksi perdagangan pada sesi pertama mencapai 24,6 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 10,5 triliun. Sedangkan frekuensi transaksi tercatat sebanyak 1,45 juta kali.
Pilarmas Investindo Sekuritas mengatakan melemahnya IHSG sejalan dengan pelemahan bursa regional di kawasan Asia. Sebab, perang yang semakin memanas dan kebijakan baru tarif dagang Amerika Serikat mendorong lonjakan ketidakpastian global.
Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Secara teknikal, IHSG berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami reli dalam beberapa pekan terakhir. Indikator RSI menunjukkan kondisi netral sehingga masih ada ruang untuk pergerakan lanjutan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Penutupan Selat Hormuz Ganggu Pasokan Minyak, Dampaknya Bisa Sampai Dapur Rumah Tangga | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Intip Saham Berpeluang Cuan di Awal Mei | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Purbaya cs Pede Ekonomi RI Tetap Tumbuh Meski Terjadi Penutupan Selat Hormuz | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
