0 0
Read Time:2 Minute, 48 Second

Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Emas Bangkit! Aksi Bandar Menggila, Berburu Harga Murah | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Harga emas naik setelah harga minyak mentah brent melemah. Kenaikan utamanya didorong aksi bandar yang memborong emas saat harga murah. Investor juga mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah serta dampaknya terhadap inflasi menjelang keputusan suku bunga Amerika Serikat (AS) pekan depan. Merujuk Refinitiv, harga emas pada perdagangan terakhir pekan ini, Jumat (24/7/2026) ditutup di posisi US$ 4052,56 per troy ons atau menguat 0,13%.

Penguatan ini menjadi kabar baik setelah harganya ambruk 2% pada Kamis. // Dalam sepekan, harga emas masih menguat 0,89% sepekan. Kenaikan sepekan ini memutus rekor buruk di mana emas ambruk pada dua pekan beruntun sebelumnya, “Emas mulai membentuk level dasar masing-masing di sekitar US$3.950 dan US$55, meski imbal hasil obligasi terus meningkat,” ujar analis independent Tai Wong, dikutip dari Refinitiv. “Memang masih ada kemungkinan aksi stop-loss jika perang meningkat tajam, tetapi emas tampaknya siap kembali menguat.

Sikap The Fed yang tetap menahan suku bunga pekan depan akan menjadi katalis positif,” imbuhnya.
// Harga minyak Brent turun lebih dari 4% setelah sehari sebelumnya melonjak lebih dari 7% hingga ditutup di atas US$100 per barel untuk pertama kalinya sejak Mei. Kenaikan sebelumnya dipicu pernyataan kelompok Houthi yang didukung Iran bahwa mereka menyerang dua kapal tanker minyak Arab Saudi di Laut Merah. Harga emas telah merosot sekitar 23% sejak perang yang didukung AS melawan Iran dimulai pada akhir Februari. Tekanan tersebut muncul karena investor memperkirakan inflasi akibat perang dapat membuat suku bunga tetap tinggi dalam waktu lebih lama. Meski emas dikenal sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi, kenaikan suku bunga biasanya menekan daya tarik logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil.

Komoditas: Pergerakan harga komoditas ini berkorelasi dengan ekspektasi suku bunga global dan pertumbuhan ekonomi China. Untuk jangka pendek, trader dapat memanfaatkan volatilitas dengan manajemen risiko ketat.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *