0 0
Read Time:3 Minute, 24 Second

Equityworld Futures Medan – Update pasar: IHSG Lagi Pesta Pora, Saham Konglo Mana Paling Tertawa? | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat menyentuh level terendahnya pada 8 Juni pada 2026. Tapi IHSG  bangkit sejak pertengahan Juli tahun ini. Sepanjang periode terendah (8/6/2026) hingga hari ini, Rabu (23/7/2026), IHSG sudah melonjak 19,3%. Sejumlah saham emiten yang berafiliasi dengan grup konglomerasi di Indonesia mencatatkan kinerja yang beragam sepanjang periode tersebut.

Data pergerakan harga saham ini menunjukkan bahwa mayoritas emiten dalam kelompok tersebut berada dalam tren positif selama rentang waktu enam pekan. Pemantauan terhadap kinerja harga saham ini memberikan gambaran terkait aliran dana pelaku pasar selama fase pemulihan indeks dari titik terendahnya. Sebagai catatan, IHSG sempat melaju kencang dengan menguat selama sembilan hari beruntun sejak 9-21 Juli 2026 dengan melonjak 8%. // Berdasarkan data perdagangan, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) memimpin pergerakan dengan mencetak kenaikan tertinggi, yakni sebesar 92,00% sejak 8 Juni hingga 23 Juli. Posisi ditempati oleh PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) yang naik 82,77%, disusul oleh PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) dengan penguatan 75,45%.

Apa manfaatnya?

Saham dari grup konglomerasi lain seperti PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) dan PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) juga mencatatkan apresiasi harga yang signifikan, di mana keduanya naik masing-masing sebesar 64,58% dan 64,50%.| Di sisi lain, pergerakan saham dengan kapitalisasi pasar besar mencatatkan %tase kenaikan yang cenderung moderat. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) mencatat kenaikan terendah dalam pantauan kelompok ini, yaitu sebesar 5,57%. Sementara itu, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) dan PT Petrindo Semesta Kreasi Tbk (CUAN) masing-masing mengalami kenaikan sebesar 14,35% dan 26,56%. Emiten di sektor energi dan tambang lainnya seperti PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) terapresiasi masing-masing sebesar 38,67% dan 46,92%.

Berikut adalah rincian lengkap persentase kenaikan harga saham emiten konglomerasi yang dihitung sejak IHSG mencapai titik terendahnya pada 8 Juni hingga 23 Juli. // Sanggahan: Artikel ini adalah produk jurnalistik berupa pandangan PT Equityworld Futures Research.

Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Secara teknikal, IHSG berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami reli dalam beberapa pekan terakhir. Indikator RSI menunjukkan kondisi netral sehingga masih ada ruang untuk pergerakan lanjutan.

Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *