Equityworld Futures Medan – Menyoroti Asing Net Buy Rp164 Miliar di Sesi I, Saham Konglo Kembali Diburu | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan signifikan pada perdagangan sesi I Kamis (23/7/2026). Indeks berhasil menembus level psikologis 6.400 yang sebelumnya sempat menjadi resistance kuat dalam beberapa hari perdagangan terakhir. Mengacu pada data Bursa Efek Indonesia, IHSG ditutup pada sesi pertama hari ini di level 6.430,15, melonjak 95,68 poin atau 1,51% dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.
Sepanjang sesi I, indeks bergerak di kisaran 6.338,24 hingga 6.437,20, sekaligus mencetak level tertinggi intraday di atas 6.400. Nilai transaksi turut melonjak menjadi Rp11,90 triliun dengan volume 34,81 miliar saham yang diperdagangkan sebanyak 1,75 juta kali.
Kenapa ini penting?
Sebanyak 450 saham menguat, 166 saham melemah, dan 177 saham stagnan, mencerminkan aksi beli yang mendominasi hampir seluruh sektor. Kapitalisasi pasar BEI pun ikut terkerek menjadi Rp11.286 triliun, bertambah hampir Rp200 triliun dari posisi penutupan sebelumnya. Dari sisi sektoral, penguatan ditopang oleh sektor properti yang melompat 6,12%, diikuti energi 3,21%, utilitas 2,91%, dan barang baku 2,86%.
Hanya sektor kesehatan yang tertahan di zona merah tipis. Di tengah momentum penguatan ini, investor asing tercatat kembali membukukan aksi beli bersih (net foreign buy) pada perdagangan sesi I hari ini. Berdasarkan data Stockbit Sekuritas, investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp164,60 miliar di seluruh pasar (all market). Secara keseluruhan, nilai transaksi asing pada sesi I tercatat mencapai Rp5,69 triliun, dengan rincian foreign buy sebesar Rp2,93 triliun dan foreign sell Rp2,76 triliun.
Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Pembantu Nekat Beli Saham Pakai Gaji, Hasilnya Tak Terduga | Equityworld EWF Medan
- → Purbaya: Gerak Saham Sejalan dengan Pergerakan Fundamental Ekonomi | Equityworld EWF Medan
- → Rupiah-Won Jatuh, Giliran Yen-Dolar Singapura Tendang Dolar di Asia | Equityworld EWF Medan
