0 0
Read Time:2 Minute, 42 Second

Equityworld Futures Medan – Era Tol Berakhir, Emiten Konstruksi Berebut Proyek Baru, Siapa Juara? | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Kinerja emiten di sektor tersebut masih terbelah. Sejumlah kontraktor mulai mencatat pemulihan laba dan peningkatan perolehan kontrak baru, sementara sebagian lainnya masih bergulat dengan kerugian besar serta penurunan pendapatan.

Perbedaan kinerja terlihat dari PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), PT PP (Persero) Tbk (PTPP), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT), PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL), dan PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA). Data keuangan menggunakan laporan konsolidasian terbaru yang tersedia per 22 Juli 2026. PTPP dan WSKT telah menerbitkan laporan semester I-2026, sedangkan empat emiten lainnya masih menggunakan laporan kuartal I-2026. Khusus kontrak baru, batas data dikunci maksimal 31 Maret 2026.

Bagaimana cara kerjanya?

Angka berikut merupakan pendapatan konsolidasian dalam laporan laba rugi. nilainya dapat berbeda dari angka “pendapatan produksi” dalam presentasi perusahaan yang kadang memasukkan porsi kerja sama operasi atau joint operation. // Tabel ini tidak memakai laba bersih konsolidasian secara umum, melainkan laba atau rugi yang secara khusus dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk. // Dari sisi kualitas laba, TOTL paling konsisten. Laba 2025 naik 56,1% menjadi Rp414,3 miliar dan kembali tumbuh 37,3% pada kuartal I-2026.

NRCA juga tetap membukukan laba, meskipun laba kuartal I-2026 turun sekitar 5%. Angka 2024 ADHI dan PTPP menggunakan angka komparatif yang telah disajikan kembali dalam laporan audit 2025. ADHI berubah dari laba Rp252,5 miliar menjadi rugi Rp86,8 miliar, sedangkan PTPP berubah dari laba Rp415,7 miliar menjadi rugi Rp1,52 triliun.

Implikasi Pasar: IPO baru berpotensi menambah likuiditas dan variasi instrumen investasi di BEI. Investor dapat mencermati prospek bisnis dan valuasi emiten baru sebelum melakukan alokasi dana.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *