0 0
Read Time:2 Minute, 54 Second

Equityworld Futures Medan – Update pasar: Asing Balik Borong Saham RI, Bank Mandiri Jadi Buruan Utama | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.

Jakarta, PT Equityworld Futures — Aliran dana asing kembali masuk ke pasar modal seiring dengan penguatan Indeks Harga Saham Gabungan. Investor asing mencatatkan aksi beli bersih (net foreign buy) di pasar saham Indonesia pada perdagangan sepekan 13-17 Juli 2026. Setelah sempat membukukan aksi jual bersih pada pekan sebelumnya, dana asing kini kembali masuk dengan nilai mencapai Rp441,4 miliar, ditopang pembelian besar pada saham-saham perbankan dan emiten berkapitalisasi besar.

Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menjadi incaran utama investor asing dengan nilai beli bersih mencapai Rp557,6 miliar di pasar reguler. Sementara itu, PT Paragon Karya Perkasa Tbk (PKPK) mencatat net buy asing jumbo karena ada transaksi di pasar negosiasi senilai Rp 983,3 miliar. Posisi berikutnya ditempati PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) sebesar Rp243,6 miliar dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) senilai Rp237,9 miliar. asing juga memborong PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp133,1 miliar, PT Timah Tbk (TINS) Rp66,8 miliar, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) Rp61,3 miliar, serta PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp52,2 miliar. Selengkapnya, berikut 10 saham dengan net buy asing terbesar sepanjang pekan lalu:  Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menorehkan kinerja impresif sepanjang perdagangan 13-17 Juli 2026.

Setelah sempat berfluktuasi pada awal pekan, IHSG akhirnya ditutup menguat 4,24% ke level 6.175,535, sekaligus mencatat kenaikan mingguan terbesar dalam beberapa bulan terakhir. Penguatan IHSG terjadi di tengah meningkatnya aktivitas perdagangan. Rata-rata nilai transaksi harian naik 36,25% menjadi Rp13,99 triliun dari Rp10,27 triliun pada pekan sebelumnya.

Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *