Equityworld Futures Medan – Kemendag: Penguatan Kurs Dolar AS Kerek Harga Bawang Putih | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.
TEMPO.CO, Jakarta – KEMENTERIAN Perdagangan (Kemendag) mencatat harga rata-rata bawang putih honan secara nasional mengalami kenaikan pada Juli. “Indikasi kenaikan ini salah satunya adalah penguatan nilai dolar Amerika Serikat terhadap rupiah atau pelemahan rupiah terhadap dolar,” kata Direktur Bina Pasar Dalam Negeri Direktorat Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Nawandaru Dwi Putra, dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah secara daring, Senin, 13 Juli 2026. Menurut Nawandaru, penguatan kurs dolar Amerika Serikat memicu kenaikan harga bawang putih di negara produsen, termasuk Cina.
Selain itu, kenaikan harga juga dipengaruhi dinamika di Selat Hormuz, perairan Teluk Persia yang merupakan jalur perdagangan internasional. Nawandaru mengatakan berdasarkan informasi di China Containerized Freight Index, negara-negara saling berebut menggunakan kapal berbendera Cina setelah terjadi krisis di Selat Hormuz.
“Ini yang memicu kenaikan biaya logistik atau distribusi dari negara produsen yakni Cina ke negara kita,” ujarnya.
Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → IHSG Turun 0,64% ke Level 8.212 Jelang Libur Panjang Imlek
- → Asing Net Sell Rp 365,1 M di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya | Equityworld EWF Medan
- → Pasar Saham Cenderung Mendatar, Investor Disarankan Pilih Saham Big Caps | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
