0 0
Read Time:2 Minute, 46 Second

Equityworld Futures Medan – Update pasar: Video: Jaga Stabilitas Rupiah di Tengah Gejolak, BI Punya Strategi Ini | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.

Jakarta, PT Equityworld Futures- Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada Juni 2026 memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 Bps. Kebijakan ini membuat BI Rate sejak Mei 2026 sudah naik 100 Bps menjadi 5,75%. Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti mengatakan kebijakan suku bunga BI menjadi bagian dari mandat bank sentral untuk menjaga stabilitas sistem keuangan Indonesia.

Di tengah tekanan global yang sangat besar membuat BI memprioritaskan stabilitas dengan tetap memastikan langkah mendorong pertumbuhan. Kenaikan BI Rate 100 Bps yang merupakan instrumen moneter BI dalam menjaga stabilitas juga diikuti dengan menjalankan kebijakan makroprudensial lewat insentif kepada perbankan yang mau menyalurkan kredit kepada sektor prioritas yang sudah senilai Rp 420 Triliun. Dalam sistem pembayaran, BI memberikan keringanan transaksi UMKM hingga pendalaman pasar keuangan dimana langkah ini diharapkan dapat menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah. Di tengah ketidakpastian global yang mendorong penguatan posisi Dolar Indeks dan menekan mata uang global utama termasuk Rupiah. lewat kenaikan BI Rate, diharapkan dapat meningkatkan daya tarik investor asing terhadap instrumen Rupiah, dimana per Juni 2026 net inflow di SBN dan SRBI mencapai di atas 103 Triliun.

Apa manfaatnya?

BI juga menyoroti perkembangan geopolitik Timur Tengah yang berdampak pada kenaikan harga energi yang berimbas ke kenaikan harga BBM non subsidi yang dapat mengerek inflasi. Di sisi lain, kenaikan harga komoditas lain seperti Batu Bara menjadi peluang bagi peningkatan devisa negara. Seperti apa arah kebijakan Bank Indonesia hadapi ketidakpastian?

Selengkapnya simak dialog Andi Shalini dengan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti dalam Economic Update, PT Equityworld Futures (Selasa, 23/06/2026)

Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *