Equityworld Futures Medan – Menyoroti Sesi 1 IHSG Turun 0,84%, Asing Net Buy Rp 2,6 Triliun | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.
Jakarta, PT Equityworld Futures — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona merah pada penutupan perdagangan sesi pertama hari ini, Rabu, (17/6/2026). Kendati demikian, hingga tengah hari, investor asing tercatat melakukan pembelian bersih (net buy) sebanyak Rp2,6 triliun di seluruh pasar. Rinciannya, sebesar Rp8,1 triliun foreign buy dan Rp5,5 triliun foreign sell. Bank Central Asia (BBCA) dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI) menjadi dua saham yang paling banyak diborong asing, dengan masing-masing net buy Rp 284,7 miliar dan Rp 276,2 miliar.
Di bawah BBCA dan BBRI net buy asing terbilang kecil. Di urutan ketiga dalam daftar net buy asing diisi oleh Mitra Adiperkasa (MAPI) dengan nilai Rp 41,1 miliar dan di nomor 10 ada AKR Corporindo (AKRA) Rp 7,8 miliar. Selengkapnya berikut daftar net foreign buy dan net foreign sell sepanjang sesi 1 hari ini, Rabu (17/6/2026): Adapun IHSG tercatat turun 52,5 poin atau -0,84% ke level 6.202,47. Pada pagi tadi,IHSG masih berada di zona hijau dan sempat menyentuh level tertinggi harian di 6.377,19.Indeks secara konsisten merosot menjelang akhir sesi 1.
Sebanyak 418 emiten turun, 288 naik, dan 253 tidak bergerak. Nilai transaksi hingga jeda makan siang mencapai Rp 16,29 triliun, melibatkan 20,3 miliar saham dalam 1,53 juta kali transaksi.
Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Secara teknikal, IHSG berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami reli dalam beberapa pekan terakhir. Indikator RSI menunjukkan kondisi netral sehingga masih ada ruang untuk pergerakan lanjutan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → IHSG Sesi 1 Naik 1,14%, Ada Transaksi Jumbo | Equityworld EWF Medan
- → Benarkah Pernyataan Prabowo soal Rakyat Desa Tak Pakai Dolar | Equityworld EWF Medan
- → Telkom (TLKM) Jual Seluruh Saham AdMedika | Equityworld EWF Medan
