Equityworld Futures Medan – Update pasar: Video:Harga Solar Naik dan Rupiah Melemah, Pengusaha Konstruksi Menjerit | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.
Jakarta, PT Equityworld Futures- Gejolak ekonomi dan geopolitik global yang berimbas pada pelemahan nilai tukar Rupiah dan kenaikan Harga energi turut berdampak pada sektor konstruksi di Indonesia. Rupiah yang melemah dan Harga solar yang naik membuat biaya produksi ikut meningkat, kondisi ini juga membuat Harga material turut naik 8%-15% dan membebani operasional bisnis konstruksi. Gapensi berharap dukungan pemerintah untuk menjaga stabilitas proyek yang diikuti dengan fleksibilitas aturan yang penting untuk menjaga keberlangsungan bisnis.
Salah satunya melalui kenaikan nilai proyek pada proyek yang tengah berjalan dan terdampak sentiment kenaikan Harga solar dan Di sisi lain, Gapensi mengapresiasi Langkah pemerintah yang mendorong sektor swasta untuk berperan dalam proyek pembangunan infrastruktur yang semakin menyebar di berbagai daerah di Indonesia. Selengkapnya simak dialog Serliana Salsabila dengan Sekretaris Jenderal 1 BPP Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi), Radinal Efendy dalam Focus on Infra, PT Equityworld Futures (Jum’at, 19/06/2026)
Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Mata Uang Asia Beda Nasib: Won – Yen Perkasa, Rupiah dan Ringgit Ambruk | Equityworld EWF Medan
- → Rupiah Terlemah Sepanjang Masa, Dolar AS Kini Tembus Rp17.490 | Equityworld EWF Medan
- → Danantara Blak-blakan Ungkap Alasan Borong Saham GoTo | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
