0 0
Read Time:3 Minute, 2 Second

Equityworld Futures Medan – Update pasar: Mata Uang Asia Beda Nasib: Won – Yen Perkasa, Rupiah dan Ringgit Ambruk | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Pergerakan mata uang Asia terhadap dolar Amerika Serikat (AS) cenderung beragam pada perdagangan Kamis (4/6/2026). Rupiah dan ringgit Malaysia menjadi dua mata uang yang mengalami tekanan cukup dalam pada pagi ini. Merujuk data Refinitiv per pukul 09.15 WIB, dari 10 mata uang Asia yang dipantau, sebanyak lima mata uang melemah terhadap dolar AS, sementara lima lainnya menguat. Sayangnya, mata uang rupiah Garuda masih masuk dalam daftar mata uang Asia yang melemah pada pagi ini.

Rupiah tercatat melemah 0,39% ke posisi Rp18.010/US$ yang sekaligus menjadi level terlemah sepanjang masa baru serta menembus level psikologis Rp18.000/US$. Tekanan terhadap rupiah sejalan dengan ringgit Malaysia yang melemah paling dalam di Asia. Ringgit terkoreksi 0,55% ke posisi MYR 4,012/US$.

Bagaimana cara kerjanya?

Selain rupiah dan ringgit, dong Vietnam melemah 0,17% ke posisi VND 26.335/US$, dolar Taiwan turun 0,14% ke posisi TWD 31,5/US$, dan yuan China terdepresiasi ke posisi CNY 6,775/US$ terkoreksi 0,09%. Di sisi lain, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan penguatan paling tajam di Asia setelah naik 0,34% ke posisi KRW 1.529,4/US$.

Peso Filipina juga menguat 0,18%, yen Jepang naik 0,09%, baht Thailand menguat 0,09%, dan dolar Singapura naik tipis 0,02%. // Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pagi ini terpantau melemah tipis 0,09% ke posisi 99,436. Tapi pelemahan tersebut terjadi setelah pada perdagangan sebelumnya, Rabu (3/6/2026), DXY ditutup menguat tajam 0,31% ke level 99,552. Dengan demikian, dolar AS masih cenderung mempertahankan kekuatannya di pasar global. Penguatan dolar AS sebelumnya terjadi karena konflik di kawasan Teluk kembali memanas, sehingga permintaan terhadap dolar sebagai aset aman atau safe haven meningkat. Ketegangan terbaru muncul setelah serangan Iran ke Kuwait merusak bandara dan menyebabkan puluhan orang terluka pada Rabu.

Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *