Equityworld Futures Medan – Update pasar: Breaking! IHSG Lanjut Merosot 2% Lebih | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk pada perdagangan Kamis (18/6/2026), melanjutkan koreksi yang dicatatkan pada perdagangan kemarin. Berdasarkan data IDX Mobile pada pukul 09.42 WIB, IHSG turun ke level 6.096,41, turun 124 poin atau 2%, IHSG bahkan sempat turun lebih dalam atau lebih dari 25 ke level 6.88,09 Sebanyak 140 saham menguat, 460 saham melemah, dan 122 saham bergerak stagnan. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp 6,13 triliun dengan volume perdagangan 7,12 miliar saham dan berpindah tangan sebanyak 511.731 kali.
Adapun emiten yang paling ramai ditransaksikan hari ini termasuk BBCA, BBRI, BMRI, TPIA dan DSSA. Mengutip data Refinitiv, emiten yang menjadi pemberat kinerja IHSG termasuk TLKM, BBCA, BBRI, BMRI dan SMMA.
Pergerakan pasar keuangan domestik dan global pada paruh kedua pekan ini memasuki fase krusial. Para pelaku pasar kini mengalihkan fokus pada sejumlah agenda makroekonomi utama yang berpotensi menentukan arah aliran modal asing serta stabilitas nilai tukar. Keputusan suku bunga The Fed serta Bank Indonesia akan menjadi fokus utama pasar hari ini. The Federal Reserve (The Fed) mempertahankan suku bunga acuan di level 3,50%-3,75% pada rapat Federal Open Market Committee (FOMC) Juni 2026.
Bagaimana cara kerjanya?
Tapi bank sentral AS memberi sinyal semakin kuat bahwa kenaikan suku bunga masih mungkin dilakukan tahun ini seiring inflasi yang tetap jauh di atas target 2%. Dalam pernyataan resminya, The Fed Fed menyatakan bahwa aktivitas ekonomi AS masih tumbuh solid. Di sisi lain, inflasi masih berada di atas target 2% Fed. Fed menegaskan komitmennya untuk mengembalikan stabilitas harga.
Ketua The Fed Kevin Warsh menegaskan komitmen bank sentral untuk mengembalikan inflasi ke target.
Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Secara teknikal, IHSG berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami reli dalam beberapa pekan terakhir. Indikator RSI menunjukkan kondisi netral sehingga masih ada ruang untuk pergerakan lanjutan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Damai AS-Iran Abu-Abu, Harga Minyak Masih Mendekati US$100 | Equityworld EWF Medan
- → OJK Ungkap Pengaruh Pengumuman MSCI ke Pasar Saham Indonesia | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Dilema BI Belajar dari Krisis 98, Rupiah Aman Tapi Likuiditas Kering | Equityworld EWF Medan
