Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Beli Dolar Tanpa Underlying Maksimal US$10.000, Ini Alasan BI | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.
Jakarta, PT Equityworld Futures-Bank Indonesia (BI) kembali memangkas batas pembelian tunai valuta asing terhadap Rupiah tanpa underlying menjadi US$10.000 per pelaku per bulan. Kebijakan ini mulai berlaku pada 1 Juli 2026. “Kami lakukan untuk menegakkan tata kelola aturan yang ada.
Pembelian dolar, khususnya di atas US$10.000 harus ada underlying,” kata Deputi Gubernur BI Destry Damayanti dalam konferensi pers, Kamis (18/6/2026) Sebelumnya, BI telah menurunkan threshold atau batas pembelian dolar sebesar US$ 25.000 per orang per bulan. Tapi kini diturunkan lagi dengan alasan untuk memperkuat kebijakan pendalaman Pasar Uang dan Pasar Valas (PUVA) agar semakin maju, efisien, dan pruden untuk daya tarik investasi asing dan efektivitas kebijakan moneter, termasuk stabilisasi nilai tukar Rupiah.
Bagaimana cara kerjanya?
Destry mengatakan pihaknya akan memastikan aturan ini dilaksanakan oleh perbankan. “Underlying tidak bisa digunakan berkali-kali. ini yang Kami lakukan, melakukan pengawasan langsung ke bank. Kepada bank yang masih tata kelola belum baik kita peringatkan. Karena ini berlaku di semua negara,” jelasnya.
BI juga melakukan penyesuaian threshold kewajiban dokumen pendukung transfer dana keluar negeri (outgoing) dalam valuta asing dari nominal setara di atas USD50.000 menjadi setara di atas USD25.000, yang akan mulai berlaku pada 1 Juli 2026. “Kami tidak membatasi, kalau memang ada kebutuhan dan ada underlying kita akan support itu,” pungkasnya.
Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Elnusa (ELSA) Cetak Laba Rp718 Miliar Sepanjang 2025 | Equityworld EWF Medan
- → Naik 17%, Laba BSI (BRIS) Tembus Rp2,2 T di Kuartal I-2026 | Equityworld EWF Medan
- → Bursa Asia Dibuka Bervariasi, Investor Pantau Ketat Gencatan Senjata | Equityworld EWF Medan
