Equityworld Futures Medan – Bursa Asia Dibuka Bervariasi, Investor Pantau Ketat Gencatan Senjata | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Pasar saham Asia-Pasifik dibuka beragam karena investor tetap berhati-hati meskipun gencatan senjata Israel-Lebanon diperpanjang selama tiga minggu, yang menggarisbawahi ketidakpastian geopolitik yang masih ada. Israel dan Lebanon sepakat untuk memperpanjang gencatan senjata mereka selama tiga minggu setelah pertemuan di Gedung Putih dengan para pejabat tinggi AS, kata Presiden Donald Trump pada hari Kamis. “Pertemuan berjalan sangat baik!” kata Trump dalam unggahan Truth Social yang mengumumkan perpanjangan gencatan senjata sementara tersebut. Gencatan senjata sementara, yang awalnya dijadwalkan berakhir setelah 10 hari, kini akan memberikan waktu tambahan untuk upaya diplomatik, dengan Washington juga berjanji untuk bekerja sama dengan Lebanon untuk memperkuat pertahanannya terhadap Hizbullah. Harga minyak berjangka AS naik sekitar 1,23% menjadi sekitar $97,03 per barel. Indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,71% sementara Topix naik 0,30% setelah inflasi inti di Jepang meningkat untuk pertama kalinya dalam lima bulan, naik menjadi 1,8% pada bulan Maret, dengan perang Iran memicu kekhawatiran energi.
Data pemerintah menunjukkan angka inflasi – yang tidak termasuk harga makanan segar – sesuai dengan perkiraan 1,8% yang diprediksi oleh para ekonom yang disurvei oleh Reuters, dan lebih tinggi dari 1,6% yang terlihat pada bulan Februari. Indeks Kospi Korea Selatan turun 0,23%, sementara indeks Kosdaq untuk saham berkapitalisasi kecil diperdagangkan datar. Kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong berada di 25.802, lebih rendah dari penutupan terakhir indeks di 25.915,2. Di Australia, S&P/ASX 200 turun 0,29%.
Semalam di AS, saham-saham mengalami penurunan pada hari Kamis, dipimpin oleh penurunan saham perangkat lunak dan harga minyak yang lebih tinggi, karena ketidakpastian investor tentang arah perang Iran membebani pasar. S&P 500 diperdagangkan turun 0,41% untuk ditutup pada 7.108,40, setelah sebelumnya mencapai rekor tertinggi intraday baru.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → GoTo Sebut Investasi Google sejak 2017 Sebelum Nadiem Menjabat Menteri | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Prabowo Bentuk Satgas Percepatan Pertumbuhan Ekonomi, Ketua Airlangga | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Bursa Asia Dibuka Galau Usai Ketegangan Iran-AS Meningkat | Equityworld EWF Medan
