Equityworld Futures Medan – Ada Transaksi Jumbo di Saham EMAS | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.
Jakarta, CNBC Indonesia — Tercatat ada transaksi jumbo di emiten PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) pada perdagangan sesi 1 hari ini, Rabu (17/6/2026). Sebanyak 455,11 juta saham ditransaksikan dengan harga rata-rata 6.170.
Dengan demikian total transaksi mencapai Rp 2,81 triliun. Transaksi yang terjadi di pasar negosiasi tersebut menyumbang sekitar 40% dari total transaksi di pasar modal hingga pukul 11.00 WIB. Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan mengenai tujuan transaksi dan pihak yang melakukan aksi.
Bagaimana cara kerjanya?
Seiring dengan transaksi tersebut, saham EMAS turun 3,57% ke level 6.750. Emiten milik Edwin Soeryadjaya dan Winato Kartono ini mengalami koreksi setelah menyentuh level tertinggi harian di 7.225. Sebagai informasi, berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek yang berakhir pada akhir bulan Mei 2026, Edwin dan Winato tercatat sebagai pemegang manfaat terakhir EMAS.
Winato tercatat memiliki secara langsung saham EMAS sebanyak 548,77 juta unit (3,72%). dia juga mengendalikan EMAS melalui PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA). Sementara itu, Edwin mengendalikan EMAS melaui MDKA, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG), PT Nugraha Eka Kencana, dan PT Unitras Kapital Indonesia. Adapun MDKA tercatat menggenggam 63,33% saham EMAS.
Komoditas: Pergerakan harga komoditas ini berkorelasi dengan ekspektasi suku bunga global dan pertumbuhan ekonomi China. Untuk jangka pendek, trader dapat memanfaatkan volatilitas dengan manajemen risiko ketat.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Dolar Nyaris Rp18.000, Purbaya: Banyak Rumor Agak-agak di Pasar | Equityworld EWF Medan
- → Harga Minyak Dunia Terkoreksi jadi USD 104 per Barel | Equityworld EWF Medan
- → Purbaya Hidupkan BSF: Saya Bantu Rupiah Pakai Cara Sendiri | Equityworld EWF Medan
