Equityworld Futures Medan – Update pasar: Tak Lulus Kuliah, Orang Ini Malah Untung 1.000% di Saham Biotech | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Kesuksesan ternyata tak selalu dimiliki oleh seorang yang berpendidikan tinggi. Bob Duggan, seorang pengusaha sukses mendapatkan cuan dari investasi di saham bioteknologi.
Investasi terbarunya di Summit Therapeutics (SMMT) telah melonjak lebih dari 1.000%. Melansir The Wall Street Journal, lonjakan saham perusahaan biofarmasi tersebut terjadi berkat data dari uji coba fase akhir yang menunjukkan bahwa obat Ivonescimab produksinya mengalahkan obat kanker blockbuster Merck, Keytruda, pada pasien dengan kanker paru-paru.
Bagaimana cara kerjanya?
Duggan, yang sudah menjadi miliarder sebelum investasi di Summit, kini diperkirakan memiliki kekayaan sekitar US$ 16 miliar atau sekitar Rp 243,1 triliun. Tapi masih banyak yang harus diatasi terkait obat ini, termasuk performanya dalam uji coba global di luar China, di mana Summit melisensikan Ivonescimab dari bioteknologi asal China, Akeso, pada tahun 2022. Ini bukan pertama kalinya Duggan meraih kesuksesan di dunia bioteknologi.
Pada dua dekade lalu, ia berinvestasi di Pharmacyclics, perusahaan yang mengembangkan obat kanker Imbruvica. Setelah melalui berbagai tantangan, Pharmacyclics akhirnya diakuisisi AbbVie senilai US$ 21 miliar, menjadikan Duggan sebagai sosok penting dalam industri ini.
Duggan, yang kini berusia 80 tahun, telah membuktikan bahwa keberhasilan di industri ini tidak hanya milik mereka yang memiliki latar belakang akademis yang tinggi. Nathan Vardi, penulis buku “For Blood and Money,” mencatat bahwa banyak yang berpendapat Duggan hanya beruntung, tetapi kemampuan Duggan dalam menentukan kapan harus bertahan atau menarik diri dari investasi menjadi kunci kesuksesannya.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Jepang Lepas Cadangan Minyak Negara Imbas Perang Iran, Korsel Perketat Rotasi Kendaraan | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Kejagung Ternyata Pegang Saham 17 Emiten, Ini Daftarnya | Equityworld EWF Medan
- → Equityworld EWF Medan | OJK Jatuhkan Denda Rp 11,05 Miliar ke Pelaku Saham Gorengan
