Equityworld Futures Medan – Jadi Aset Safe Haven, Bisnis Emas Jadi Mesin Utama ANTAM | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Harga emas dunia diperkirakan masih akan mencetak rekor baru pada tahun ini. Merujuk data Refinitiv, harga emas pada awal Juni berada pada level US$4.543,55 per troy ons atau menguat sebesar 0,15% dari perdagangan akhir Mei. JP Morgan pun memproyeksikan harga emas dunia akan melampaui level US$ 6.000 per troy ons pada 2026. Proyeksi harga ini salah satunya dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik yang mengancam stabilitas ekonomi dunia.
Para analis lembaga keuangan tersebut menjelaskan lonjakan harga didorong oleh kehadiran emas sebagai aset aman (safe haven) yang semakin populer di tengah ketidakpastian, dan fluktuasi pasar saham. Mereka menilai pergerakan harga emas yang tumbuh hingga 64% sepanjang tahun 2025 menjadi landasan kuat bagi kenaikan harga yang lebih tinggi pada periode mendatang. Di tengah proyeksi kenaikan harga tersebut, pasar emas global sedang mengalami perubahan yang cukup besar. Selama bertahun-tahun, permintaan emas banyak ditopang oleh sektor perhiasan dan pembelian bank sentral. Lonjakan permintaan emas juga terjadi di Indonesia, semakin banyak masyarakat yang berinvestasi emas.
Hal ini juga tercermin dari langkah ANTAM yang memperluas jaringan perdagangan produk logam mulia melalui kolaborasi dan memperkuat ekosistem emas nasional. Saat ini ANTM menyediakan produk emas fisik maupun emas fisik digital bagi masyarakat yang ingin berinvestasi. Emas fisik digital ini menawarkan kemudahan karena kepemilikan dan transaksinya dapat diakses melalui ponsel.
Bagaimana cara kerjanya?
Bagi masyarakat yang ingin berinvestasi emas tetapi tidak ingin repot menyimpan emas fisik, ANTM juga menyediakan produk BRANKAS atau Berencana Aman Kelola Emas. BRANKAS merupakan salah satu layanan penjualan Produk Emas Fisik Digital yang disediakan oleh Antam. Semakin tingginya minat pada emas juga tercermin dari kinerja apik ANTAM, yang mencatatkan kinerja terbaik sepanjang sejarah pada 2025.
ANTAM mencatat pendapatan sebesar Rp84,64 triliun pada 2025, meningkat 22% dibandingkan tahun sebelumnya.
Komoditas: Pergerakan harga komoditas ini berkorelasi dengan ekspektasi suku bunga global dan pertumbuhan ekonomi China. Untuk jangka pendek, trader dapat memanfaatkan volatilitas dengan manajemen risiko ketat.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Video: Efek Ngeri Perang AS-Iran,Rupiah dan IHSG Bisa Anjlok Lebih Dalam | Equityworld EWF Medan
- → Indonesia-Jepang Sepakat Kerja Sama Ekonomi Senilai US$ 23 M | Equityworld EWF Medan
- → Harga Minyak Lompat Lagi, Bursa Asia Berguguran | Equityworld EWF Medan
