0 0
Read Time:2 Minute, 35 Second

Equityworld Futures Medan – Video: Efek Ngeri Perang AS-Iran,Rupiah dan IHSG Bisa Anjlok Lebih Dalam | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.

Jakarta, PT Equityworld Futures- CEO Pinnacle Investment, Guntur Putra mengatakan perang Iran Vs Amerika Serikat yang masih berlangsung masih menjadi sentimen yang menyebabkan ketidakpastian di pasar keuangan global terus meningkat. Lonjakan harga minyak mentah akibat perang masih menjadi ancaman terhadap pergerakan IHSG, pasar SBN hingga Rupiah. Khusus nilai tukar, Guntur Putra memandang kondisi yang sudah menyentuh level terendahnya di Rp 17.000 per Dolar AS masih berpeluang lanjut melemah jika perang berlanjut dan inflasi meroket dan defisit APBN di atas 3%.

Kondisi ini juga bisa memicu lembaga rating global menurunkan prospek RI menjadi negatif outlook sehingga bisa meningkatkan potensi sovereign downgrade. Dampaknya Rupiah bisa semakin melemah dan SBN yield bisa menyentuh 7% dari posisi sekarang 6,7%. Seperti apa dampak perang yang melebar ke IHSG, Rupiah dan SBN?

Kenapa ini penting?

Bagaimana arah investasi MI di tengah sentimen geopolitik ini?

Selengkapnya simak dialog Syarifah Rahma dengan CEO Pinnacle Investment, Guntur Putra dalam Squawk Box, PT Equityworld Futures (Selasa, 10/03/2026)

Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.

Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Secara teknikal, IHSG berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami reli dalam beberapa pekan terakhir. Indikator RSI menunjukkan kondisi netral sehingga masih ada ruang untuk pergerakan lanjutan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *