0 0
Read Time:2 Minute, 51 Second

Equityworld Futures Medan – Menyoroti Beda Nasib Mata Uang Asia: Rupiah-Ringgit Ambruk, Yen Menguat | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Mayoritas mata uang Asia melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (11/6/2026). Tekanan masih membayangi pasar valuta kawasan, meski indeks dolar AS pagi ini bergerak melemah tipis. Melansir Refinitiv per pukul 09.15 WIB, sebanyak enam mata uang Asia terpantau melemah terhadap greenback, sementara empat mata uang mampu menguat.

Rupiah menjadi salah satu mata uang yang tertekan. Mata uang Garuda melemah 0,11% ke posisi Rp17.970/US$. Posisi ini membuat rupiah kembali mendekati level psikologis Rp18.000/US$. Padahal, rupiah sempat dibuka pada posisi Rp17.925/US$ atau menguat 0,14%. Tekanan terdalam pagi ini dialami won Korea Selatan yang melemah 0,34% ke posisi KRW 1.527,47/US$.

Kenapa ini penting?

Dong Vietnam menyusul dengan koreksi ke posisi VND 26.314/US$ atau terdepresiasi 0,19%. Dolar Taiwan juga melemah 0,14% ke posisi TWD 31,711/US$, sementara ringgit Malaysia terkoreksi tipis 0,05% ke MYR 4,069/US$. Adapun yuan China melemah tipis 0,03% terhadap dolar AS.

Di sisi lain, baht Thailand menjadi mata uang dengan penguatan paling tajam di Asia setelah naik 0,15% ke posisi THB 32,90/US$. Dolar Singapura dan peso Filipina sama-sama menguat 0,04%, masing-masing ke posisi SGD 1,287/US$ dan PHP 61,30/US$. Yen Jepang juga naik tipis ke posisi JPY160,46/US$ atau menguat 0,03 %. // Di sisi lain, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia terpantau sedang melemah tipis 0,04% ke posisi 99,912.

Meski melemah, dolar AS masih bergerak mendekati level 100, sehingga tekanan terhadap mata uang Asia belum sepenuhnya mereda.

Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *