Equityworld Futures Medan – Update pasar: Dasco Effect! Saham Bank BUMN Kompak Melesat | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.
Jakarta, CNBC Indonesia – Saham emiten yang tergabung dalam himpunan bank negara (Himbara) kompak melesat pada perdagangan hari ini, Kamis (15/1/2025). Saham himbara mencatatkan kenaikan signifikan usai sejumlah Direktur Utama Bank BUMN terbesar RI bertemu dengan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Sufmi Dasco Ahmad. Penguatan saham bank BUMN ikut mendorong reli IHSG yang hari ini tercatat telah menguat 4% lebih. Jelang akhir perdagangan sesi pertama hari ini, saham Bank Tabungan Negara (BBTN) memimpin penguatan dengan kenaikan 8,57% ke Rp 1.150 per saham dan diikuti oleh saham Bank Negara Indonesia (BBNI) yang lompat 5,98% ke RP 3.190 per saham Lalu diikuti oleh saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) yang menguat 4,63% ke Rp 2.710 per saham pada perdagangan hari ini.
Kemudian ada saham Bank Mandiri (BMRI) yang hari ini menguat 5,12%% ke Rp 5.900 per saham. Terakhir ada saham Bank Syariah Indonesia (BRIS) yang juga ikut melesat 5,57% ke Rp 1.705 per saham hari ini. Melesatnya saham-saham himbara terjadi menyusul pertemuan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Sufmi Dasco Ahmad dengan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), Perhimpunan Bank-Bank Nasional (Perbanas), dan sejumlah stakeholder sektor keuangan lainnya di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (9/6/2026).
Pertemuan tersebut membahas terkait fenomena pasar saham yang saat ini sedang bergejolak termasuk anjloknya saham-saham perbankan BUMN.
Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Rosan Tegaskan Minat Investasi Asing ke Indonesia Masih Tinggi | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Sidak ke Tanah Abang, Menkeu Nilai Ekonomi RI Masih Aman dari Resesi | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → PTP Nonpetikemas Bengkulu Operasikan Layanan Drop Tank Curah Cair di Pelabuhan Pulau Baai | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
