Equityworld Futures Medan – Update pasar: IHSG Masih Tertekan di Sesi I Jumat Ini | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 2,53 persen ke level 5.692 pada penutupan sesi pertama perdagangan, Jumat, 5 Juni 2026. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, sebanyak 115 saham menguat, 624 melemah, dan 220 stagnan. Volume transaksi pada sesi pertama tercatat sebesar 23,37 miliar lembar saham dengan nilai Rp 21,07 triliun. Adapun frekuensi transaksi mencapai 1,29 juta kali.
Lima saham top gainers pada sesi pertama yaitu Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) dengan kenaikan 19,34 persen; Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA) dengan kenaikan 18,33 persen; Kian Santang Muliatama Tbk (RGAS) dengan kenaikan 13,86 persen. Lalu Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dengan kenaikan 13,45 persen; dan Mutuagung Lestari Tbk (MUTU) dengan kenaikan 11,76 persen.
Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Secara teknikal, IHSG berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami reli dalam beberapa pekan terakhir. Indikator RSI menunjukkan kondisi netral sehingga masih ada ruang untuk pergerakan lanjutan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Alamtri Resources Indonesia Akan Bagi Dividen USD 447,5 Juta | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Rupiah Terus Melemah, Ekonom Soroti Risiko Fiskal dan Harga Minyak Dunia | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Breaking: IHSG Dalam Tekanan, Dibuka Turun 0,59% | Equityworld EWF Medan
