0 0
Read Time:2 Minute, 53 Second

Equityworld Futures Medan – Update pasar: IHSG Anjlok ke Level Terendah 5 Tahun, OTW Balik ke Level Pandemi? | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.

Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan anjlok pada perdagangan Rabu (3/6/2026). Pada akhir sesi pertama IHSG anjlok nyaris 5% dan kehilangan 306 poin dalam satu sesi perdagangan. Secara rinci IHSG hari ini ambles 4,94% ke level 5.889,48.

Pelemahan ini membuat IHSG mencatatkan harga terendah dalam lima tahun. Terakhir kali IHSG ditutup di level lebih rendah dari perdagangan hari ini adalah pada Mei 2021 yang mana pasar sedang dalam rebound pasca pasar anjlok akibat pandemi covid-19 tahun 2020. Pada perdagangan hari ini hanya 35 saham yang menguat dengan 714 saham atau nyaris seluruh emiten yang terdaftar di bursa dan masih aktif diperdagangkan bergerak di zona hijau.

Apa manfaatnya?

Nilai transaksi selama sesi pertama tercatat ramai atau nyaris mencapai Rp 15 triliun. Adapun emiten konglomerat dan saham-saham blue chip kompak rontok dan menjadi pemberat kinerja IHSG. Sebelumnya pada perdagangan kemarin, IHSG sempat mendapatkan angin segar setelah saham-saham grup konglomerasi, khususnya Grup Barito milik Prajogo Pangestu, kompak mengalami penguatan signifikan. Saham-saham konglomerat yang sepanjang 2023 hingga akhir 2025 menjadi bahan bakar penguatan IHSG dan alasan indeks saham domestik berkali-kali mencatatkan rekor harga tertinggi (all time high/ATH), sejak awal tahun ini kompak berguguran.

Peringatan keras dari penyedia layanan indeks global, mulai dari MSCI hingga FTSE, memecahkan gelembung saham-saham RI yang harganya sudah kelewat mahal dan tak masuk logika. Saham-saham tersebut memiliki harga lebih dari 500 kali laba per saham, bahkan beberapa lebih dari 1.000 kali.

Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Secara teknikal, IHSG berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami reli dalam beberapa pekan terakhir. Indikator RSI menunjukkan kondisi netral sehingga masih ada ruang untuk pergerakan lanjutan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *