0 0
Read Time:2 Minute, 39 Second

Equityworld Futures Medan – Menyoroti IHSG Anjlok 5 Persen, Rupiah Tembus Rp 17.930 per Dolar AS | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.

INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak turun hingga 5 persen pada perdagangan sesi pertama hari ini, Rabu, 3 Juni 2026. Pada pukul 11.53 WIB, IHSG ambruk 5,01 persen ke level 5.885,1.

Padahal, IHSG sempat dibuka di zona hijau pada pagi hari di level 6.207,1. Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) David Kurniawan mengatakan arah pasar ke depan akan sangat dipengaruhi oleh stabilitas nilai tukar. “Jika rupiah mampu menunjukkan stabilisasi dalam beberapa pekan ke depan, sentimen pasar berpotensi membaik dan membuka ruang bagi kembalinya aliran dana asing ke pasar saham maupun obligasi domestik,” katanya dalam siaran pers pada Selasa, 2 Juni 2026. David menuturkan, meski Bank Indonesia telah menaikkan suku bunga menjadi 5,25 persen untuk eredam tekanan eksternal, pasar masih akan mencermati apakah kebijakan tersebut cukup efektif untuk menahan volatilitas rupiah dan mengurangi tekanan arus keluar modal.

Selain faktor domestik, dia menyebutkan arah kebijakan moneter Amerika Serikat juga akan menjadi perhatian pasar selama pekan ini.

Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.

Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Secara teknikal, IHSG berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami reli dalam beberapa pekan terakhir. Indikator RSI menunjukkan kondisi netral sehingga masih ada ruang untuk pergerakan lanjutan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *