Equityworld Futures Medan – Update pasar: Video: Dihantam Isu Ganda, Tekanan IHSG dan Rupiah Masih Sangat Besar | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.
Jakarta, PT Equityworld Futures- Pasar keuangan RI disebut Managing Director & Chief Investment Officer Pinnacle Investment, Andri Yauhari Njauw masih sangat volatile dengan IHSG yang masih dihantui pelemahan dengan level terendah di 5.900 serta nilai tukar Rupiah yang terus melemah hingga menyentuh level Rp 17.800 per Dolar AS. Dimana tekanan IHSG ini tidak lepas dari sentimen eksternal terkait perang Timur Tengah yang mengerek harga minyak hingga pelemahan nilai tukar Rupiah. Dari dalam negeri sentimen terkait kebijakan fiskal pemerintah dengan ancaman defisit APBN di atas 3%.
Tekanan ganda dari internal dan eksternal membuat pasar RI sangat volatile, lalu seperti apa arah kebijakan The Fed ke pasar RI?
Kenapa ini penting?
Kemana Arah aliran dana asing terhadap pasar emerging? bagaimana pula arah investasi pengelola dana jumbo?
Selengkapnya simak ulasan Andi Shalini dengan Managing Director & Chief Investment Officer Pinnacle Investment, Andri Yauhari Njauw dalam Power Lunch, PT Equityworld Futures (Jum’at, 29/05/2026)
Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.
Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Secara teknikal, IHSG berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami reli dalam beberapa pekan terakhir. Indikator RSI menunjukkan kondisi netral sehingga masih ada ruang untuk pergerakan lanjutan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Analisis Teknikal IHSG Hari Ini: Uji Level Support Kritis, Siap Rebound atau Koreksi Lanjutan?
- → Makin Ambles! Harga Emas Antam Logam Mulia Hari Ini Turun Rp 15.000 | Equityworld EWF Medan
- → Bos Danantara Nilai Pasar Modal Indonesia Tetap Prospektif | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
