Equityworld Futures Medan – Update pasar: Mata Uang Asia Tak Kompak: Won Melemah, Rupiah-Ringgit Menguat | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Pergerakan mata uang Asia terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tidak seirama pada perdagangan Rabu (15/7/2026). Sebagian mata uang Asia mampu menguat, tetapi beberapa lainnya masih tertahan di zona merah.
Merujuk data Refinitiv per pukul 09.15 WIB, dari 10 mata uang Asia yang dipantau, sebanyak lima mata uang menguat terhadap dolar AS, empat mata uang melemah, dan satu mata uang stagnan. Penguatan paling tajam dicatatkan ringgit Malaysia yang naik 0,27% ke posisi MYR 4,065/US$.
Apa manfaatnya?
Rupiah menyusul di posisi kedua. Mata uang Garuda naik 0,22% ke posisi Rp18.040/US$. Yen Jepang juga menguat 0,10% ke posisi JPY 162,05/US$, disusul baht Thailand yang naik 0,06% ke THB 33,48/US$.
Yuan China turut bergerak positif dengan penguatan 0,05% ke CNY 6,766/US$. Di sisi lain, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan tekanan terdalam setelah melemah 0,13% ke posisi KRW 1.490,96/US$. Dolar Singapura juga melemah 0,07% ke SGD 1,289/US$, sementara peso Filipina terkoreksi 0,06% ke PHP 61,609/US$.
Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Purbaya Beri Penjelasan ke Investor AS soal Isu Tak Sedap terkait Investasi di RI | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Analis Prediksi Harga Emas Tembus Rp 3 Juta Pekan Depan | Equityworld EWF Medan
- → IHSG Nyaman di Zona Hijau, Intip 5 Rekomendasi Saham Hari Ini | Equityworld EWF Medan
