Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Bukan Cuma Dolar AS, Rupiah Juga Kalah dari 10 Mata Uang Asia | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Nasib mata uang Garuda cukup menyedihkan di sepanjang tahun berjalan ini. Tak hanya mengalami tekanan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hingga terus mencetak level terlemah sepanjang masa, rupiah ternyata juga terkapar ketika melawan mata uang regional Asia. Melansir data Refinitiv, sejak awal tahun hingga penutupan perdagangan Selasa (26/5/2026), rupiah terpantau melemah terhadap setidaknya 10 mata uang Asia. // Pelemahan paling dalam harus dihadapi rupiah ketika berhadapan dengan ringgit Malaysia.
Tercatat, rupiah melemah 9,02% terhadap mata uang Negeri Jiran tersebut. Kurs ringgit kini sudah berada di level Rp4.466/MYR, dari posisi awal tahun Rp4.097/MYR.
Bagaimana cara kerjanya?
Level ini sekaligus menjadi rekor terlemah baru rupiah terhadap ringgit Malaysia. Sebetulnya, pelemahan rupiah terhadap ringgit tidak terlalu mengejutkan. Pasalnya, ringgit memang sedang menjadi salah satu mata uang yang cukup kuat di kawasan.
Mata uang Malaysia mendapat dukungan dari prospek ekonomi domestik yang solid, arus investasi asing, serta sentimen positif terhadap sektor manufaktur dan teknologi. Ketika investasi asing masuk, permintaan terhadap ringgit ikut meningkat. Kondisi ini membuat ringgit lebih bertenaga, sementara rupiah justru masih dibebani tekanan dari dalam dan luar negeri. Selain ringgit, rupiah juga harus menelan tekanan dalam menghadapi dolar Singapura.
Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Purbaya Klaim Iklim Investasi RI Membaik, OJK Kebut Pendalaman Pasar Lewat Program Ini | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Asing Terciduk Kompak Lego 10 Saham Ini Kala IHSG Ambruk | Equityworld EWF Medan
- → Wall Street dan Bursa Eropa Kebakaran Hebat, Dihajar 4 ‘Teror’ Sekaligus | Equityworld EWF Medan
