Equityworld Futures Medan – Asing Terciduk Kompak Lego 10 Saham Ini Kala IHSG Ambruk | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk pada perdagangan kemarin, Selasa (24/2/2026) setelah melaju kencang sehari sebelumnya. Kemarin, indeks terkoreksi hingga 115 poin atau ambruk 1,37% ke level 8.280,83 pada penutupan perdagangan.
Sebanyak 153 saham naik, 567 turun, dan 99 tidak bergerak. Nilai transaksi jelang pembukaan mencapai Rp 29,51 triliun, melibatkan 60,75 miliar saham dalam 3,41 juta kali transaksi.
Kapitalisasi pasar pun turun ke bawah level Rp 15.000 triliun. Investor asing mencatatkan aksi beli bersih (net buy) Rp 1,38 triliun di seluruh pasar yang terdiri dari beli bersih Rp 621,89 miliar di pasar reguler dan Rp 754,96 miliar di pasar negosiasi dan tunai. Meski mencatatkan aksi beli bersih, sejumlah emiten tercatat kompak dilepas oleh investor asing. Saham dengan net foreign sell terbesar ditempati oleh Impack Pratama Industri (IMPC) Rp141,2 miliar, disusul oleh Bumi Resources (BUMI) Rp102,27 miliar. Selengkapnya, berikut 10 saham dengan net foreign sell terbesar pada perdagangan kemarin:
Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Secara teknikal, IHSG berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami reli dalam beberapa pekan terakhir. Indikator RSI menunjukkan kondisi netral sehingga masih ada ruang untuk pergerakan lanjutan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Equityworld EWF Medan | Benang Kusut MSCI Mulai Terurai, IHSG Siap Terbang Tinggi Lagi?
- → Strategi Purbaya Dorong Pertumbuhan Ekonomi Tembus 6 Persen
- → Equityworld EWF Medan | Penyebab IHSG Pagi Ini Lompat 1,17%
