Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Net Sell Tembus Rp2,2 T, Empat Saham Prajogo Dilepas Asing | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.
Jakarta, PT Equityworld Futures — Aksi jual investor asing di pasar saham domestik kembali membengkak pada perdagangan Senin (25/5/2026). Berdasarkan data bursa, asing mencatatkan net sell jumbo mencapai Rp2,22 triliun di seluruh pasar. Secara keseluruhan, nilai beli asing tercatat Rp5,31 triliun, sedangkan nilai jualnya mencapai Rp7,53 triliun dengan total transaksi sebesar Rp12,84 triliun.
Tekanan jual asing terjadi di tengah pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang masih dibayangi rebalancing indeks MSCI hingga tekanan terhadap nilai mata uang rupiah. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menjadi saham dengan net sell terbesar mencapai Rp248,6 miliar. Nilai jual asing di saham ini mencapai Rp607,2 miliar, sementara nilai belinya hanya Rp358,6 miliar. Di posisi kedua ada PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dengan net sell Rp226,2 miliar.
Apa manfaatnya?
Kemudian disusul PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) sebesar Rp161,1 miliar dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp160,7 miliar. tercatat ada empat saham Prajogo yang dilepas asing. Berikut daftar saham dengan net sell asing terbesar kemarin: Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat pada perdagangan Senin (25/5/2026), melanjutkan tren positif usai pekan lalu sempat tertekan cukup dalam. IHSG pada akhir sesi kedua naik 44,30 poin atau 0,72% ke posisi 6.206,35. Sebanyak 470 saham menguat, 236 melemah, dan 114 bergerak stagnan.
Nilai transaksi pada awal perdagangan tercatat mencapai Rp 16,88 triliun dengan volume 27,60 miliar saham dan frekuensi 2,06 juta kali transaksi. Mayoritas sektor perdagangan menguat, dengan kenaikan tertinggi dicatatkan oleh sektor finansial, industri dan properti. Adapun sektor yang melemah hari ini adalah infrastruktur, energi dan barang baku. Tiga Bank raksasa RI menjadi penggerak utama kinerja IHGS yakni BBRI, BBCA dan BMRI. Emiten lain yang ikut menjadi penggerak IHSG termasuk ASII dan AMMN.
Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Rekomendasi Saham Hari Ini: Ada MDKA hingga BRIS | Equityworld EWF Medan
- → Harga Longsor Tajam, BEI Gembok Saham Agro Bahari Nusantara (UDNG) | Equityworld EWF Medan
- → Dolar Dekati Rp17.000, Airlangga: Ekonomi RI Solid | Equityworld EWF Medan
