0 0
Read Time:3 Minute, 28 Second

Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Rekomendasi Saham Hari Ini: Ada MDKA hingga BRIS | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Kamis (5/3) di zona hijau setelah naik 1,76% ke level 7.710,54. Penguatan indeks ditopang saham perbankan berkapitalisasi besar seperti Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang naik 3,27%, Bank Mandiri Tbk (BMRI) menguat 2,91%, serta Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) yang bertambah 1,63% sebagai pendorong utama indeks. Di sisi lain, sejumlah saham menjadi penekan pergerakan indeks, di antaranya Bayan Resources Tbk (BYAN) yang turun 2,37%, Barito Renewables Energy Tbk (BREN) melemah 1,68%, serta MD Pictures Tbk (FILM) yang terkoreksi 2,80%.

Aktivitas investor asing masih mencatatkan arus keluar dana. Di pasar reguler tercatat net sell sebesar Rp292,91 miliar, sementara di seluruh pasar net sell mencapai Rp210 miliar.

Bagaimana cara kerjanya?

Secara sektoral, 10 dari 11 sektor ditutup menguat. Sektor consumer cyclical mencatat kenaikan tertinggi sebesar 3,40%, sedangkan sektor transportasi menjadi satu-satunya sektor yang melemah tipis 0,13%.

Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat ditutup melemah. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 1,61% ke 47.954, S&P 500 terkoreksi 0,56% ke level 6.839, dan Nasdaq Composite turun 0,26% ke posisi 232.748. Pelemahan dipicu meningkatnya kekhawatiran geopolitik setelah Iran dilaporkan menembakkan rudal ke sebuah kapal tanker minyak. Sentimen tersebut turut memengaruhi pergerakan instrumen terkait Indonesia di pasar global.

ETF Indonesia yang diperdagangkan di luar negeri, iShares MSCI Indonesia ETF (EIDO) turun 1,24%, sementara indeks MSCI Indonesia Index tercatat naik 2,03%. Dari sisi kebijakan domestik, pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait rencana pemangkasan anggaran program Makan Bergizi Gratis hingga Rp100 triliun, seiring meningkatnya risiko fiskal akibat konflik di Iran yang dinilai berpotensi memengaruhi emiten di sektor pertanian dan peternakan yang selama ini mendapat dorongan dari program tersebut. Di tengah dinamika tersebut, saham energi hulu seperti Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) dan Energi Mega Persada Tbk (ENRG) dinilai berpotensi mendapat perhatian seiring pergerakan harga energi global.

Sementara itu, emiten sektor pangan seperti Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), dan Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) turut menjadi sorotan pelaku pasar. Di sisi korporasi, Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) berencana melaksanakan aksi rights issue dengan menerbitkan maksimal 2,11 miliar saham baru atau setara hingga 22,18% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah aksi korporasi.

Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *