Equityworld Futures Medan – Alarm Bahaya Ekonomi: ‘Hantu’ Triple Defisit Kembali Meneror Indonesia | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Indonesia sedang menghadapi tiga catatan defisit yang muncul dalam waktu bersamaan. Ketiganya datang dari sisi eksternal dan fiskal, yakni Neraca Pembayaran Indonesia (NPI), transaksi berjalan, dan APBN.
Defisit pertama datang dari Neraca Pembayaran Indonesia. Bank Indonesia (BI) dalam laporan terbarunya yang dirilis Jumat (22/5/2026) mengumumkan NPI kuartal I-2026 mencatat defisit sebesar US$9,1 miliar. Angka ini menjadi defisit terdalam sepanjang data NPI kuartalan yang tersedia di BI sejak 2004.
Bagaimana cara kerjanya?
Defisit tersebut berbanding terbalik dengan kuartal sebelumnya. Pada kuartal IV-2025, NPI masih mencatat surplus US$6,1 miliar. Artinya, hanya dalam satu kuartal, posisi NPI berbalik tajam dari surplus besar menjadi defisit jumbo. Bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, tekanannya juga jauh lebih dalam.
Pada kuartal I-2025, NPI masih mencatat defisit US$787 juta.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Intip Daftar Saham Pendulang Cuan di Tengah Pelemahan Rupiah | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Harga Emas Tembus US$5000, Saham ANTM Cs Bisa Bikin Silau | Equityworld EWF Medan
- → Danantara Beli Saham GoTo Kurang dari 1 Persen | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
