Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Manuver Purbaya Borong SBN Rp 2,2 T Demi Rupiah | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Kementerian Keuangan diketahui telah melakukan treasury operation atau operasi keuangan dengan melalukan intervensi di pasar Surat Berharga Negara (SBN). Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas yield pasar Indonesia di tengah tekanan terhadap rupiah dan keluarnya dana asing dari pasar keuangan.
Dari paparan Menteri Keuangan, dalam lima hari terakhir, pemerintah tercatat telah melakukan intervensi dengan pembelian SBN di pasar sekunder sekitar Rp 2,2 triliun. Adapun rinciannya, pada perdagangan Rabu (13/5/2026), Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sudah masuk ke pasar dengan membeli SBN yang dilepas investor sebesar Rp 100 miliar, kemudian Senin (18/5/2026) kembali intervensi Rp 800 miliar, dan Selasa (19/5/2026) sebesar Rp 1,3 triliun. “Hari ini masuk (intervensi pasar) Rp 1,3 triliun ya, akibatnya yield bond turun,” ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN Kita, Selasa (19/5/2026). Dengan demikian, pada perdagangan hari ini investor asing mulai kembali masuk ke pasar obligasi domestik. Sementara itu, di pasar sekunder, dana asing tercatat masuk sekitar Rp 500 miliar dan dana asing masuk di pasar primer mencapai sekitar Rp 1,68 triliun. “Jadi tindakan kita menjaga stabilitas bond market itu sudah bisa mengembalikan kepercayaan investor asing terhadap bond kita. Mereka mulai masuk,” katanya.
Kenapa ini penting?
Intervensi Purbaya ini dilakukan dengan mengandalkan APBN sepenuhnya. Pagu yang disiapkan Purbaya senilai Rp 2 triliun per hari.
Adapun, intervensi Purbaya tersebut dilakukan melalui operasi treasury oleh Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) dan Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan. Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Suminto menjelaskan, pembelian tersebut bukan buyback permanen, melainkan pembelian sementara yang nantinya bisa dijual kembali ke pasar.
Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Video: Harga Minyak Meroket-OECD Pangkas Prospek Ekonomi RI Jadi 4,8% | Equityworld EWF Medan
- → Asing Terciduk Kompak Lego 10 Saham Ini Kala IHSG Ambruk | Equityworld EWF Medan
- → Bos OJK Ungkap MSCI Sudah Terima Proposal Reformasi Pasar Modal RI | Equityworld EWF Medan
