Equityworld Futures Medan – Momen Anggota DPR Cecar BI Soal Dolar Tembus Rp 17.600 | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mencecar Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) terkait dengan pelemahan rupiah saat ini yang menyentuh level Rp 17.600 per dolar AS dalam rapat dengar pendapat, Senin (18/5/2026). Merujuk data Refinitiv, rupiah pada pukul 10.20 WIB melemah 1,15% ke level Rp17.660/US$. Tekanan tersebut lebih dalam dibandingkan posisi pembukaan pagi ini, ketika rupiah dibuka melemah 0,97% di posisi Rp17.630US$. Posisi rupiah saat ini juga semakin menjauh dari penutupan perdagangan terakhir pekan lalu, Rabu (13/5/2026), sebelum libur panjang.
Saat itu, rupiah ditutup menguat 0,17% ke level Rp17.460/US$. Atas kondisi ini, anggota Komisi XI DPR Charles Honoris menilai BI selalu mengungkapkan stabilitas rupiah tetap terjaga, padahal pelemahannya sudah mencapai Rp 17.000 per dolar AS. Dia pun mempertanyakan apa indikator BI dalam menilai rupiah stabil. “Pertanyaan kami sederhana, indikator terjaga digunakan BI bagaimana?” ujarnya. Dia pun bertanya: apakah BI melihat pelemahan rupiah ke level Rp 17.000 ini menjadi hal yang biasa atau sudah masuk ke dalam kategori tekanan fundamental?
Kenapa ini penting?
Charles juga menanyakan seberapa besar cadangan devisa bisa digunakan untuk intervensi rupiah. “Cadangan devisa memang tinggi US$ 146,2 miliar, tapi kecepatan penurunannya jika tekanan rupiah terus berlangsung,” katanya. Charles melihat tren dalam 3 bulan terakhir, cadangan devisa terus turun dan ini membuat dirinya khawatir. Dia pun berharap agar cadangan devisa tidak terkikis, sementara intervensi terus dilakukan. “Apa langkah BI dan apakah BI punya skenario terburuk? capital outflow sekarang terjadi berapa dan langkah oleh BI?” tanya Charles. Sementara itu, anggota Komisi XI dari partai Golkar Muhidin M.
Said meminta penjelasan BI langkah apa saja yang akan dilakukan BI untuk menganalisa pergerakan rupiah, serta mempersiapkan asumsi rupiah untuk laporan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok Pokok Kebijakan Fiskal (KEMPPKF) 2026 pada 20 Mei 2026. KEMPPKF menjadi cetak biru penting bagi penyusunan RAPBN 2026. “Langkah apa yang bisa ditempuh dengan BI.
Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Kemendag Rilis Aturan baru soal Pembatasan Impor Pertanian, Intip Daftar Komoditasnya | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Rupiah Terlemah Sepanjang Masa: 1 Ringgit= Rp4.290 dan 1 SGD=Rp13.325
- → Rebalancing MSCI Buka Peluang Akumulasi Saham Blue Chip dan Small Cap | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
