0 0
Read Time:2 Minute, 44 Second

Equityworld Futures Medan – Update pasar: DPR Ingatkan Bos BI: Rupiah Pernah Balik ke Rp6.000 di Tengah Krisis | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun mengingatkan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo bahwa Indonesia pernah mampu membuat nilai tukar rupiah berbalik menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dalam periode krisis, yakni era pemerintahan Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie. Saat itu, bahkan fundamental ekonomi Indonesia kata dia masih penuh tekanan karena baru diterjang krisis moneter periode 1997-1998. “Rupiah pernah dalam sebuah sejarah, fundamental ekonomi kita sedang menghadapi tekanan dan kita sedang mengalmai situasi krisis yang sangat dalam tahun 1998-1999 rupiah mampu Rp6.000 zamannya Pak Habibie,” tegas Misbakhun saat rapat kerja dengan Gubernur BI Perry Warjiyo di Gedung DPR, Jakarta, Senin (18/5/2026). Level Rp6.000/US$ ini bahkan kata dia dicapai dari tekanan kurs rupiah yang sempat bertengger di level tertinggi saat itu yakni Rp16.600 hingga Rp17.000 akibat krisis moneter. “Semua orang menghadapi tekanan pak saat itu bahkan di tengah krisis rupiah kita dalam level yang tertinggi, the highest ever, lalu turun ke Rp 6.000, ini dalah keadaan krisis loh,” ungkap Misbakhun. Misbakhun menekankan, pelajaran sejarah ini menjadi penting bagi BI untuk menemukan rumusan yang jitu untuk membuat nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kembali menguat saat ini, setelah terbang melampaui asumsi BI Rp16.200-16.800 dengan rata-rata Rp16.500 pada 2026, yakni Rp 17.660/US$ per hari ini. “Kesepakatan politik tahun ini reratanya di tahun ini Rp 16.500 ya kan.

Mudah-mudahan ada penguatan Juli, Agustus, dan September,” tegasnya.

Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *