0 0
Read Time:2 Minute, 51 Second

Equityworld Futures Medan – IHSG Sesi 1 Ambruk 3,76%, Duit Rp 482 Triliun Menguap | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk hari ini, Senin (18/5/2026). Sepanjang sesi 1, IHSG bergerak di rentang 6.398,79–6.631,28 dan sempat turun lebih dari 4%. Pada akhir sesi 1, IHSG bertengger di level 6.470,35, turun 252,97 poin atau -3,76%. Sebanyak 715 emiten turun, 154 tidak bergerak, dan hanya 90 yang naik.

Nilai transaksi hingga akhir jeda makan siang mencapai Rp 11,94 triliun, melibatkan 20,07 miliar saham, dalam 1,71 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar pun merosot menjadi Rp 11.343 triliun, turun Rp 482 triliun. Mengutip Refinitiv, seluruh sektor berada di zona merah dengan penurunan paling dalam bahan baku -9,09%.

Apa manfaatnya?

Kemudian diikuti oleh kesehatan -6,55% dan konsumer nonprimer. Sementara itu, saham yang menjadi pemberat utama adalah Amman Mineral (AMMN) -16,71 poin dan diikuti oleh Bank Rakyat Indonesia (BBRI) -14,11 poin dan Bank Central Asia (BBCA) -14,05 poin.

Analis MNC Sekuritas Herditya mengatakan, IHSG masih akan dibayangi koreksi dalam yang disebabkan oleh sentimen global, khususnya konflik geopolitik. Ia memaparkan, konflik geopolitik yang berlarut-larut kembali meningkatkan harga minyak mentah dunia yang saat ini berada di atas US$100 per barelnya, sehingga mempengaruhi keputusan investasi pada aset berisiko tinggi. pelemahan IHSG juga mengikuti pergerakan bursa global. Mayoritas bursa Asia yang terkoreksi ditambah dengan nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang masih tertekan.”Saat ini berada di level Rp 17.676 per dolar turut membebani pergerakan IHSG,” imbuhnya.

Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Secara teknikal, IHSG berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami reli dalam beberapa pekan terakhir. Indikator RSI menunjukkan kondisi netral sehingga masih ada ruang untuk pergerakan lanjutan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *