0 0
Read Time:2 Minute, 45 Second

Equityworld Futures Medan – Dividen sampai Musim Haji Alasan Dolar AS Capai Rp17.630 | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat. Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda pada perdagangan Senin (18/5/2026) dibuka di zona merah. Rupiah melemah tajam hingga 0,97% dan terdepresiasi ke level Rp17.630/US$. Chief Economist Maybank Indonesia, Myrdal Gunarto menilai penguatan dolar disebabkan oleh ekspektasi terhadap arah kebijakan moneter bank sentral AS, The Federal Reserve.

Pelaku pasar melihat peluang penurunan suku bunga AS tahun ini semakin kecil. “Malah ada kemungkinan suku bunga The Fed akan naik pada tahun ini setelah melihat perkembangan inflasi Amerika Serikat dari sisi Consumer Price Index yang naik ke level 3,8% year on year pada periode bulan April tahun 2026,” ujar Myrdal kepada PT Equityworld Futures dikutip Senin (18/5/2026). Tak hanya faktor eksternal, tekanan domestik juga dinilai memperbesar pelemahan rupiah. Permintaan valuta asing meningkat seiring kebutuhan pembayaran dividen perusahaan dan musim haji. Di sisi lain, pasokan valas domestik dinilai belum optimal karena eksportir belum sepenuhnya mengonversi devisa hasil ekspor (DHE) ke rupiah. “Jadi Valas yang mereka punya dari aktivitas ekspor itu belum dikonversi secara penuh secara 100% sehingga supply valas domestik kita jadi kelihatan tidak bisa mengakomodir permintaan valas domestik yang tinggi.

Itu penyebab-penyebabnya,” ujarnya. Myrdal pun menyoroti derasnya arus keluar dana asing atau hot money outflow dari pasar saham dan surat utang negara (SUN) yang semakin menekan rupiah. Kendati demikian, surplus neraca perdagangan Indonesia yang masih melebar dinilai menjadi kabar baik bagi pasar. Hanya saja, pelebaran surplus tersebut juga dipengaruhi impor yang melemah akibat kurs rupiah yang semakin mahal bagi importir.

Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *